JP Bogor – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi menyoroti anggaran alat listrik di Dinas Pendidikan (disdik) Jabar yang menurut dia jumbo. Nilainya mencapai Rp 5,7 miliar.
Hal itu disampaikan Dedi saat mengumpulkan jajaran lingkungan Pemprov Jabar dan mendengarkan paparan anggaran. Salah satu yang dipaparkan adalah anggaran alat listrik, termasuk biaya bohlam atau lampu, serta peralatan listrik lainnya yang mencapai angka Rp 5,7 mliar di kantor Disdik Jabar.
"Peralatan listrik bohlam segala macam Rp 5,7 miliar, kabel segala macem, bisa nyieun (buat) pabrik itu," kata Dedi Mulyadi usai mendengar paparan anggaran Dinas Pendidikan Jabar, sebagaimana diunggah dalam YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
"Saya tukang pasang listrik jadi tahu," sambung politikus berusia 57 tahun itu. Ia tampak heran dan membandingkan apakah gedung Dinas Pendidikan sebesar Gedung Sate.
"Berarti kan ganti lampu, ganti kabel kerusakan jaringan listrik kantor dinas pendidikan segede gedung sate gak? Lebih kecil kan?" ujar pria yang juga disapa KDM itu.
Untuk mengetahui secara rinci anggaran tersebut digunakan untuk apa saja, Dedi Mulyadi akan meminta penjelasan dari kepala dinas terkait dan tim sekretariatnya.
"Nanti kita lihat apakah benar menghabiskan untuk ganti bohlam kabel yang rusak segala macem. Nanti kepala dinasnya dan tim sekretariatnya memberikan penjelasan," kata mantan bupati Purwakarta tersebut.
Editor : Bayu Putra