Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

10 Benda Pamali untuk Hadiah Imlek, Bisa Bawa Nasib Buruk dan Putus Silaturahmi!

Shania Vivi Armylia Putri • Selasa, 27 Januari 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi hadiah Imlek (Dok. Freepik)
Ilustrasi hadiah Imlek (Dok. Freepik)

JP Bogor - Menjelang Imlek, rasanya senang sekali bisa bersiap-siap, mulai dari mendekorasi rumah sampai merencanakan momen kumpul keluarga. Memberi hampers pun jadi cara manis untuk menyambung silaturahmi dengan teman-teman tersayang.

Tapi sebelum belanja hampers, ada hal penting yang perlu diingat: tidak semua barang cocok dijadikan kado Imlek. Dalam budaya Tionghoa, ada benda-benda tertentu yang dianggap 'pamali' karena dipercaya sebagai pembawa nasib buruk.

Supaya niat baik kita tetap membawa berkah, yuk simak daftar benda yang dilarang untuk dijadikan hadiah Imlek sebagaimana dilansir dari laman China Highlights dan Flower Advisor.

1. Dompet

Pada budaya Tionghoa, memberikan dompet berarti membagi seluruh uang Anda. Hal ini dipercaya bisa menghilangkan rezeki dan keuangan yang menipis. Namun, ketika dompet diberikan pada pasangan atau anggota keluarga yang keuangannya masih menyatu, hal tersebut tidak menjadi masalah.

2. Sapu Tangan

Sapu tangan melambangkan perpisahan. Memberikan hadiah berupa sapu tangan mengisyaratkan bahwa Anda ingin memutuskan ikatan. Sapu tangan juga identik dengan prosesi pemakaman, sehingga memberikan hadiah ini adalah bentuk kesialan.

3. Boneka

Pemberian boneka juga dilarang sebagai hadiah. Boneka dipercaya dapat menarik roh jahat. Boneka sebagai kado Imlek dapat menarik kesialan yang dapat mengganggu kedamaian dan rezeki selama setahun penuh.

4. Payung

Payung secara bahasa pengucapannya mirip dengan kata cerai. Memberikan payung saat Imlek dipercaya dapat memutus hubungan. Payung dipercaya dapat membuat hubungan menjadi retak.

5. Topi

Topi dianggap terlarang sebagai hadiah saat Imlek. Di tiongkok, saat orang tua meninggal, anak-anak akan memakai topi berkabung. Sehingga topi dianggap sangat membawa sial pada perayaan Imlek. Pada malam tahun baru Imlek, orang-orang bahkan membuang topi lama mereka ke jalan sebagai simbol membuang masalah dan kesedihan.

6. Lilin Aromaterapi

Lilin dianggap tidak pantas dijadikan hadiah saat Imlek. Hal ini terjadi karena, lilin biasanya digunakan sebagai persembahan untuk orang yang telah meninggal. Lilin sangat terlarang dijadikan hadiah, baik lilin aromaterapi, lilin biasa, maupun lilin elektrik.

7. Cermin

Cermin dianggap tidak baik dijadikan sebagai hadiah Imlek. Seperti boneka, cermin dianggap mampu menarik roh jahat. Selain itu, cermin sangat mudah pecah. Saat Imlek memecahkan benda dianggap sebagai pertanda buruk dan kesialan.

8. Sepatu

Pengucapan kata sepatu terdengar seperti kata jahat atau sial. Selain itu, sepatu adalah benda yang diinjak sehingga dapat dianggap merendahkan seseorang. Agar tidak terkena sial, sebaiknya Anda menghindari untuk memberi hadiah berupa sepatu.

9. Jam

Pada bahasa mandarin, memberi sepatu terdengar sama seperti kalimat mengantar ke akhir hayat atau ke pemakaman. Oleh karena itu, memberikan jam dianggap membawa sial. Jam juga melambangkan waktu yang terus habis. Perlambangan ini menjadi pengingat yang tidak menyenangkan.

10. Kalung 

Pada budaya Tionghoa benda-benda seperti kalung dianggap sebagai hubungan yang dekat. Hadiah semacam ini hanya boleh diberikan oleh seseorang pada pasangannya. Pemberian benda-benda yang terlalu pribadi justru dapat merusak hubungan dan menimbulkan perceraian.

Editor : Candra Mega Sari
#nasib buruk #imlek #hadiah imlek #kado imlek