Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Tak Disangka, Ini 8 Alasan Mengapa Rambut Lebih Gampang Rontok di Musim Hujan

Rabbany Wanadriani • Kamis, 4 September 2025 | 17:37 WIB
Ilustrasi rambut rontok (Dok. Freepik)
Ilustrasi rambut rontok (Dok. Freepik)

JP Bogor - Musim hujan memang membawa suasana sejuk dan menyegarkan, tetapi di balik keindahannya, ada satu masalah yang sering kali mengganggu yaitu kerontokan rambut.

Rambut rontok yang meningkat selama musim hujan bisa membuat stres, terutama saat melihat gumpalan rambut di sisir atau lantai. Untuk mengatasinya, penting untuk memahami penyebabnya.

Dilansir dari English Jagran, berikut adalah delapan alasan utama mengapa rambut menjadi lebih rentan rontok di musim hujan.

 

 

1. Kelembaban Berlebih Melemahkan Akar Rambut

Udara di musim hujan memiliki kelembaban yang sangat tinggi. Kelembaban berlebih ini juga memengaruhi kulit kepala, membuat akar rambut lebih lemah dan rentan rontok atau patah.

Kondisi lembab yang konstan juga bisa memicu keringat berlebih, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerontokan rambut musiman dan infeksi jamur jika tidak ditangani dengan baik.

2. Infeksi Jamur pada Kulit Kepala

Kulit kepala yang basah dan berkeringat adalah tempat ideal bagi jamur untuk berkembang biak, memicu kondisi seperti ketombe dan dermatitis seboroik.

Kondisi ini dapat merusak folikel rambut, menyebabkan kulit kepala gatal, bersisik, dan berujung pada kerontokan rambut.

3. Pola Makan Buruk

Banyak orang cenderung mengonsumsi lebih banyak camilan goreng atau makanan olahan selama musim hujan.

Pola makan yang kurang sehat ini membuat folikel rambut kekurangan nutrisi penting, yang menyebabkan rambut menipis dan rontok berlebihan.

4. Menyisir Rambut saat Basah

Menyisir atau menyikat rambut saat masih basah, terutama setelah terkena air hujan, bisa menyebabkan kerusakan serius.

Rambut paling rapuh saat basah, dan menariknya secara paksa bisa merusak batang rambut serta akar, memperparah kerontokan.

5. Air Hujan yang Tercemar

Air hujan sering kali mengandung polutan dan debu asam. Jika terkena kulit kepala dan rambut, kotoran ini bisa merusak kutikula rambut dan menyebabkan iritasi, peradangan, serta penipisan rambut dini.

6. Melewatkan Keramas

Banyak orang berpikir tidak perlu mencuci rambut setelah terkena hujan ringan. Padahal, jika tidak dicuci, kotoran, polusi, dan spora jamur dapat terperangkap di kulit kepala, menyebabkan penumpukan kotoran yang memicu rambut rontok.

7. Mengikat Rambut Basah

Mengikat rambut saat masih basah mendorong pertumbuhan jamur dan melemahkan helaian rambut. Hal ini menyebabkan tekanan dan kerusakan pada batang rambut, terutama di bagian akar.

8. Perubahan Hormon

Beberapa orang mengalami perubahan hormon kecil selama pergantian musim. Jika disertai dengan stres dan kurang tidur, perubahan ini dapat memicu telogen effluvium, yaitu kondisi di mana rambut memasuki fase kerontokan sebelum waktunya.

Dengan memahami delapan alasan ini, kamu bisa lebih siap untuk merawat rambut dan menjaga kesehatannya selama musim hujan.

Editor : Candra Mega Sari
#kerontokan rambut #alasan #rambut rontok #musim hujan