Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Empat Gaya Attachment Style: Peta Emosional yang Kita Bawa Sejak Keci

Abdul Hamid Dhaifullah • Rabu, 18 Juni 2025 | 14:14 WIB
ilustrasi tiga attachment style. (pinterest.com)
ilustrasi tiga attachment style. (pinterest.com)

JP Bogor – Empat gaya keterikatan, secure, avoidant, anxious, dan disorganized, diam-diam membentuk cara kita mencintai, berkonflik, hingga menanggapi kehilangan. Lalu, kira-kira gaya kamu yang mana? Mari kita kulik.

"Kita belajar mencintai sejak kita belum tahu apa itu cinta."

Pernyataan ini bukan sekadar kalimat puitis. Ia punya dasar ilmiah dari teori psikologi yang dikenal sebagai attachment style atau gaya keterikatan yang terbentuk sejak masa kanak-kanak dan ikut mewarnai hubungan kita di usia dewasa.

Dilansir dari laman halodoc.com, konsep ini pertama kali dikenalkan oleh John Bowlby, seorang psikoanalis asal Inggris pada 1950-an, dan dikembangkan lebih lanjut oleh Mary Ainsworth. Attachment style berakar pada pola interaksi antara anak dan pengasuhnya, dan menjadi cetak biru tak kasatmata dalam cara seseorang menjalin hubungan, mengelola emosi, hingga membangun rasa aman dalam kehidupan sosial dan romantis.

1. Secure Attachment: Keseimbangan dari Rasa Aman

Bayangkan seseorang yang tahu bagaimana mencintai tanpa takut kehilangan, berani mengutarakan perasaan, tapi juga tidak tergantung sepenuhnya pada pasangannya. Itulah mereka yang memiliki secure attachment.

Mereka tumbuh dalam lingkungan yang memberi keamanan emosional sejak dini, orang tua atau pengasuh yang responsif, konsisten, dan penuh kasih. Hasilnya? Anak-anak ini menjadi individu dewasa yang mandiri, percaya diri, dan mampu menjalin hubungan yang sehat.

Ciri-ciri khas:

2. Avoidant Attachment: Mandiri yang Terlalu Dingin

Bila secure attachment adalah pelukan hangat, maka avoidant attachment adalah tangan yang menolak disentuh. Orang dengan gaya ini sering kali tumbuh dalam pola asuh yang mendorong kemandirian secara ekstrem penuh ucapan, "jangan manja", "urus dirimu sendiri", dan "jangan banyak nangis".

Alih-alih belajar percaya, mereka belajar menjaga jarak. Saat dewasa, mereka cenderung menghindari kedekatan emosional, sulit mengungkapkan perasaan, dan memilih untuk sendiri demi menjaga 'kebebasan'.

Ciri-ciri khas:

Baca Juga: Waspada Musim Hujan! Ini Bahaya Gigitan Nyamuk dan Penyakit yang Mengancam Anda

3. Anxious Attachment: Ketergantungan dalam Ketidakpastian

Anxious attachment adalah potret dari orang yang sangat ingin dicintai tapi selalu takut ditinggalkan. Pola ini biasanya lahir dari hubungan masa kecil yang tidak konsisten, kadang penuh kasih, kadang mengabaikan. Anak-anak ini belajar bahwa cinta bisa datang dan pergi tanpa peringatan.

Saat dewasa, mereka menjadi sosok yang mencari validasi tanpa henti, mudah cemburu, dan sulit merasa aman dalam hubungan. Ironisnya, ketakutan mereka sering kali justru merusak hubungan itu sendiri.

Ciri-ciri khas:

Baca Juga: Polri Tambah 90 Unit SPPG, Kapolri Resmikan Fasilitas Baru di Jembrana Bali

4. Disorganized Attachment: Cinta yang Terluka

Gabungan antara takut dekat dan takut sendiri. Itulah disorganized attachment, suatu gaya keterikatan yang sering kali lahir dari trauma berat di masa kecil, seperti pelecehan, pengabaian, atau kekerasan. Anak-anak dalam situasi ini belajar bahwa cinta bisa menyakitkan, dan dunia bukan tempat yang aman.

Saat dewasa, mereka kerap menunjukkan perilaku kontradiktif: butuh kedekatan namun juga menolaknya, mencintai lalu mendorong pergi. Attachment ini juga berkorelasi dengan risiko gangguan mental seperti depresi, kecemasan, bahkan kecenderungan menyakiti diri sendiri.

Ciri-ciri khas:

Attachment Style Bisa Berubah

Meski terbentuk sejak kecil, attachment style bukanlah takdir. Terapi, hubungan yang sehat, dan kesadaran diri bisa membantu seseorang berpindah dari pola yang menyakitkan ke yang lebih sehat. Inilah yang disebut earned secure attachment atau hasil dari proses penyembuhan dan pertumbuhan. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Secure Attachment #Avoidant #attachment style #anxious attachment style