JP Bogor - Cantengan atau kuku kaki yang tumbuh ke dalam adalah kondisi umum yang dapat dialami siapa saja, baik pria maupun wanita. Kondisi ini terjadi ketika sudut atau sisi kuku kaki tumbuh ke dalam daging lunak sekitar kuku, menyebabkan peradangan, rasa sakit, dan terkadang infeksi. Cantengan paling sering terjadi pada jempol kaki, meskipun kondisi ini dapat menyerang jari kaki lainnya.
Penyebab utama cantengan bisa sangat bervariasi. Melansir dari Halodoc.com, salah satu faktor yang berisiko adalah pemotongan kuku yang tidak tepat. Misalnya, memotong kuku kaki dengan cara yang salah, seperti memiringkan sisi kuku atau memotongnya terlalu pendek, dapat menyebabkan kuku tumbuh ke dalam. Selain itu, memiliki kuku yang melengkung atau tidak beraturan juga meningkatkan kemungkinan terjadinya cantengan.
Pemakaian sepatu yang sempit atau terlalu ketat juga menjadi penyebab yang sering terjadi. Alas kaki yang memberi tekanan berlebihan pada jempol kaki, seperti sepatu atau kaos kaki yang ketat, dapat menekan kuku dan memaksanya tumbuh ke dalam kulit. Selain itu, cedera pada kuku kaki, misalnya ketika kaki tersandung atau terkena benda berat, juga bisa memicu cantengan.
Dilansir dari Alodokter.com, gejala cantengan biasanya diawali dengan rasa nyeri pada jari kaki, khususnya pada area sekitar kuku yang terkena. Nyeri ini biasanya muncul saat terkena tekanan, seperti saat memakai sepatu. Kulit di sekitar kuku yang mengalami cantengan juga akan membengkak, memerah, dan mengeras.
Jika cantengan disertai dengan infeksi, gejalanya akan semakin parah. Tanda-tanda infeksi meliputi keluarnya nanah atau darah dari sekitar kuku, demam, rasa tidak enak badan, atau meriang. Jika gejala-gejala ini muncul, sangat penting untuk segera mendapatkan perawatan medis untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk tidak menunda-nunda pemeriksaan ke dokter saat melihat tanda-tanda peradangan pada jari kaki.
Editor : Candra Mega Sari