JP Bogor - Wajit cililin merupakan salah satu kudapan ringan khas Sunda yang berasal dari daerah di wilayah Bandung Barat, tepatnya Cililin. Dahulu, wajit hanya dinikmati oleh kalangan bangsawan Belanda karena beras ketan yang menjadi bahan utamanya dianggap sebagai bahan makanan mewah. Namun, seiring waktu, wajit menjadi makanan populer dan dijual oleh masyarakat Cililin sebagai mata pencaharian.
Wajit paling nikmat bila disantap bersama secangkir teh tawar hangat. Kini, anda bisa dengan mudah menemukan wajit di toko oleh-oleh. Kudapan ini memiliki warna cokelat khas dan rasa manis, serta dibungkus dengan daun jagung kering yang menambah aroma semerbak.
Wajit memiliki kemiripan dengan wajik pada umumnya, yaitu terbuat dari beras ketan, gula merah, dan kelapa yang dimasak hingga mengental. Jika anda ingin membuat wajit cililin sendiri di rumah? Berikut bahan dan cara membuatnya.
Baca Juga: Resep Sate Taichan yang Juicy, Gurih dan Pedas Nampol, Cocok Disantap saat Tahun Baru
Bahan-bahan yang diperlukan sangat sederhana, yakni:
- 350 gram beras ketan
- 400 gram gula pasir
- 400 gram kelapa parut
- 100 gram gula merah
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt vanili
- 2 sdm bubuk agar-agar
- 1 lembar daun pandan
- Secukupnya kulit jagung kering
Sedangkan, untuk membuat wajit, tahap-tahap yang dilakukan adalah:
- Masak beras ketan hingga matang.
- Siapkan wadah, lalu campurkan kelapa parut, gula pasir, gula merah, garam, vanili, serta daun pandan.
- Aduk rata semua bahan.
- Masak dengan api sedang.
- Sesudah adonan sudah tercampur rata, taburkan bubuk agar-agar.
- Aduk rata kembali adonan yang sudah ditambah bubuk agar-agar.
- Angkat adonan dan tunggu hingga sedikit dingin.
- Ambil sedikit adonan wajit, lalu bungkus dengan kulit jagung kering.
- Setelah itu, wajit cililin sudah dapat disajikan.