JP Bogor - Sambal kini telah menjadi pendamping makanan yang tak terpisahkan dari hidangan masyarakat Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki sambal khasnya sendiri, baik dari segi bahan, rasa, maupun cara pembuatannya.
Keberadaan sambal di Nusantara dapat ditelusuri hingga zaman kerajaan kuno. Sejarah mencatat bahwa cabai mulai digunakan dalam berbagai masakan tradisional setelah diperkenalkan oleh pedagang asal Amerika Selatan pada abad ke-16.
Saat ini, sambal dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari warung makan sederhana hingga restoran mewah. Keberadaannya bukan sekadar pelengkap makanan, tetapi juga bagian dari budaya kuliner yang kaya akan cita rasa. Seiring waktu, sambal terus berkembang dengan berbagai variasi dan modifikasi. Bahkan, beberapa jenis sambal kini dijadikan lauk utama, seperti sambal cumi.
Bagi kamu yang ingin menikmati lezatnya sambal cumi, coba buat sendiri di rumah dengan resep ala Chef Davina berikut ini. Cocok untuk menu lauk sahur dan berbuka yang menggugah selera!
- 150 gr cumi asin
- 8 siung bawang putih
- 15 siung bawang merah
- 100 gr cabai merah keriting
- 60 gr cabai rawit merah
- 5 lembar daun jeruk
- 200 - 250 ml minyak
- 1 sdt garam
- 1 sdt msg
- 1 sdt gula pasir