Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Sejarah Singkat Tugu Kujang, Monumen Kebanggaan Warga Bogor

Ghina Fadiah Rahma • Selasa, 6 Mei 2025 | 22:00 WIB
Tugu Kujang Bogor. (commons.wikimedia.org)
Tugu Kujang Bogor. (commons.wikimedia.org)

JawaPos.com - Kalau kamu pernah melewati Jalan Pajajaran di Bogor, pasti sudah tidak asing lagi dengan tugu tinggi yang menjulang di simpang tiga, Tugu Kujang. Tugu ini bukan sekadar monumen, tapi simbol kebanggaan warga Bogor dan representasi kuat dari budaya Sunda yang hidup hingga hari ini.

Tugu Kujang mulai dibangun pada tahun 1980 dan diresmikan dua tahun kemudian, tepatnya 4 Mei 1982, oleh Wali Kota Bogor saat itu, Achmad Sobana. Arsitekturnya dirancang oleh Slamet Wiranegara, dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang berhasil menggabungkan unsur modern dengan kearifan lokal.

Yang paling menarik dari tugu ini adalah simbol kujang yang berdiri gagah di puncaknya. Kujang bukan sembarang senjata, ia adalah senjata tradisional Sunda yang sarat makna. Bentuknya yang melengkung melambangkan kekuatan, keberanian, dan kebijaksanaan. Bagi masyarakat Sunda, kujang bukan hanya alat pertahanan, tapi juga simbol spiritual.

Posisi Tugu Kujang pun dirancang penuh makna. Tugu ini menghadap langsung ke Gunung Salak, seolah menunjukkan keterikatan yang kuat antara manusia dan alam. Letaknya yang strategis di jantung kota membuat tugu ini jadi titik temu, titik foto, bahkan titik awal eksplorasi Bogor bagi para pengunjung.

Awalnya, pembangunan tugu ini sempat menimbulkan pro dan kontra. Beberapa orang menganggapnya sebagai proyek yang terlalu ambisius. Tapi seiring waktu, kehadiran Tugu Kujang justru diterima dengan bangga oleh masyarakat. Kini, tugu ini tidak hanya jadi ikon visual, tapi juga simbol sejarah dan jati diri kota.

Di malam hari, pencahayaan di sekitar tugu menambah kesan megah. Banyak orang sengaja berhenti sejenak untuk mengambil foto atau sekadar mengagumi keindahannya. Tidak heran jika Tugu Kujang kerap muncul dalam materi promosi wisata, kalender kota, hingga konten media sosial.

Kawasan di sekitar Tugu Kujang juga berkembang menjadi area komersial dan pariwisata yang cukup ramai. Hotel, pusat perbelanjaan, hingga kafe bermunculan di sekitarnya, membuat area ini semakin hidup dan menjadi titik sentral aktivitas kota.

Lebih dari sekadar tugu, monumen ini mengajarkan kamu bahwa kota yang maju tidak harus melupakan akar budayanya. Justru lewat simbol-simbol seperti ini, kita bisa terus mengenang, menghargai, dan membangun identitas yang kuat untuk masa depan.

Buat kamu yang belum pernah benar-benar memperhatikan Tugu Kujang, cobalah sesekali berhenti dan amati. Di balik wujudnya yang kokoh, tersimpan kisah panjang tentang semangat, perjuangan, dan nilai-nilai luhur yang menjadi bagian dari sejarah Bogor.

Jadi, lain kali kamu melewati Tugu Kujang, ingatlah bahwa ia bukan sekadar penanda jalan. Ia adalah penjaga cerita, lambang budaya, dan kebanggaan yang terus berdiri tegak di tengah hiruk-pikuk kota. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#kebanggan #sejarah #bogor #monumen #tugu kujang