Didirikan pada 21 Maret 1987, UNIDA lahir dari semangat Letjen TNI (Purn.) H. Alamsjah Ratu Perwiranegara (alm), tokoh nasional yang menggagas berdirinya Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Indonesia (YPSPI), dengan semangat untuk mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Semangat tersebut terus bergulir, dan pada tahun 2006, yayasan ini kemudian berubah nama menjadi Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI).
Nama Djuanda yang melekat pada universitas ini bukan tanpa makna. Itu adalah bentuk penghormatan kepada Ir. H. Djoeanda Kartawidjaja, Pahlawan Nasional berdarah Sunda kelahiran Tasikmalaya yang dikenal atas jasanya dalam pemerintahan dan dedikasinya terhadap negara. Pemilihan nama ini memperkuat identitas kampus sebagai bagian dari perjalanan sejarah bangsa.
UNIDA membawa visi yang tak biasa: "Menjadi Universitas Unggul untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa yang Menyatu Dalam Tauhid dan Diakui Internasional." Visi ini kemudian diaktualisasikan dalam Pancadarma UNIDA, yaitu lima landasan kampus yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, ketauhidan, dan profesionalitas.
Untuk mendukung visi tersebut, UNIDA menerapkan 21 Nilai Karakter Tauhid yang diinternalisasikan ke seluruh sivitas akademika, dari pimpinan hingga mahasiswa. Nilai-nilai ini menjadi roh dari aktivitas akademik dan non-akademik yang dilakukan, sebagai upaya menciptakan insan berilmu yang juga berakhlak mulia.
Tidak hanya fokus pada pengembangan spiritual, UNIDA juga membuktikan kiprahnya dalam ranah akademik. Di tahun 2020, UNIDA menempati peringkat ke-71 dalam daftar Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia versi Kemenristekdikti. Setahun berselang, kampus ini meraih peringkat ke-6 dalam Anugerah Klasterisasi Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten, membuktikan konsistensinya dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Saat ini UNIDA menyelenggarakan Program Sarjana (S1) dengan 7 fakultas dan 17 program studi, serta Program Pascasarjana (S2) untuk bidang Hukum, Administrasi Publik, dan Teknologi Pangan. Tidak hanya itu, Program Doktoral (S3) dalam bidang Hukum tengah dirintis, menunjukkan komitmen UNIDA dalam memperluas akses pendidikan hingga jenjang tertinggi.
UNIDA juga telah membuka Sekolah Vokasi jenjang D4, yang memperkuat posisi kampus ini dalam menyediakan pendidikan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Seluruh program studi di UNIDA telah mendapatkan akreditasi "Baik Sekali" hingga "Unggul", menjadikannya pilihan yang semakin diperhitungkan oleh calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Meski identik dengan kampus Islami, UNIDA tetap mengakomodasi perkembangan zaman. Para dosen didorong untuk aktif dalam riset-riset unggulan yang memiliki nilai hilirisasi nyata, serta terintegrasi dengan semangat tauhid. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, hingga kewirausahaan.
Keunggulan lain dari UNIDA terletak pada lokasinya yang strategis di kaki Gunung Salak, memberikan suasana belajar yang sejuk dan kondusif. Tak heran jika kampus ini menjadi favorit bagi para pelajar yang mendambakan pendidikan berkualitas dalam balutan nilai-nilai spiritual.
Editor : Candra Mega Sari