JP Bogor – Berada tak jauh dari Kebun Raya Bogor, Jalan Surya Kencana dikenal sebagai kawasan Pecinan tertua di kota ini. Sebelum mendapatkan nama yang sekarang, wilayah ini dulunya merupakan bagian dari Jalan Raya Anyer-Panarukan, jalur bersejarah yang dibangun untuk menghubungkan berbagai daerah di Pulau Jawa.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1808 ketika Gubernur Jenderal Daendels membangun Postweg atau Jalan Pos di sepanjang jalur tersebut. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam perkembangan kawasan sekitar, membuka akses yang lebih luas bagi perdagangan dan mobilitas penduduk.
Beberapa dekade kemudian, tepatnya pada tahun 1970, komunitas Tionghoa mulai bermigrasi dan menetap di area dalam Jalan Pos. Mayoritas dari mereka berprofesi sebagai pedagang, yang membuat kawasan ini dikenal sebagai Handelstraat atau "Jalan Perdagangan". Sejak saat itu, daerah ini berkembang menjadi pusat komunitas Tionghoa dan diakui sebagai kawasan Pecinan pertama di Bogor.
Di tahun yang sama, Jalan Pos resmi berganti nama menjadi Jalan Surya Kencana, yang hingga kini tetap menjadi salah satu ikon sejarah Kota Bogor. Keberadaan Lawang Suryakencana sebagai gerbang utama kawasan ini semakin mempertegas identitasnya sebagai pusat budaya Tionghoa di Bogor.
Salah satu bangunan bersejarah yang masih berdiri megah di kawasan ini adalah Vihara Dhanagun. Saat memasuki Jalan Surya Kencana, vihara ini menjadi bangunan pertama yang menarik perhatian. Dahulu, tempat ibadah ini—yang sebelumnya dikenal sebagai Kelenteng Hok Tek Bio—menjadi pusat kegiatan masyarakat Tionghoa, mulai dari peribadatan hingga berbagai perkumpulan sosial.
Selain vihara, banyak bangunan tua di Jalan Surya Kencana yang tetap mempertahankan arsitektur aslinya, mencerminkan sejarah panjang yang dimilikinya. Keunikan inilah yang membuat kawasan ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah pada tahun 2015. Hingga kini, jejak sejarah tersebut masih dapat ditemukan di sepanjang jalan, mengingatkan setiap pengunjung pada nilai historis yang melekat pada kawasan ini.
Seiring waktu, Jalan Surya Kencana mengalami transformasi menjadi lebih dari sekadar pusat budaya dan sejarah. Kini, kawasan ini juga dikenal sebagai pusat kuliner legendaris di Bogor. Berbagai makanan khas tersedia di sepanjang jalan, menarik minat wisatawan dari dalam maupun luar kota. Kombinasi antara nilai sejarah dan kekayaan kuliner inilah yang menjadikan Jalan Surya Kencana sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di Bogor. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah