Berikut adalah enam tanda yang menunjukkan bahwa Anda mungkin pernah diabaikan saat kecil dan bagaimana hal itu memengaruhi diri Anda saat dewasa, dikutip dari Your Tango.
1. Kesulitan Mengekspresikan Emosi
Sebagai anak yang diabaikan, Anda tidak pernah diajarkan cara mengekspresikan diri dengan baik, sering kali karena kritik yang terus-menerus dari orang tua atau wali.
Berdasarkan penelitian dari National Library of Medicine, anak-anak yang diabaikan cenderung menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk masalah finansial, kesehatan mental, dan penyalahgunaan zat saat dewasa.
Mereka juga sering mengalami kesulitan dalam berhubungan dengan teman sebaya, yang berdampak pada cara mereka mengekspresikan emosi.
2. Harga Diri yang Rendah
Diabaikan saat kecil membuat Anda merasa tidak terlihat dan kebutuhan emosional tidak terpenuhi.
Hal ini dapat berlanjut hingga dewasa, memicu masalah harga diri seperti rasa tidak aman, kritik diri yang terus-menerus, dan ketidakbahagiaan.
3. Takut Ditinggalkan
Jika Anda tumbuh dalam kondisi diabaikan, wajar jika saat dewasa Anda memiliki rasa takut yang mendalam akan ditinggalkan.
Ketakutan ini bisa bermanifestasi dalam berbagai cara, seperti menjadi terlalu terikat pada orang lain, memiliki pikiran negatif, atau bersikap sangat kritis terhadap orang yang baru ditemui.
4. Perfeksionisme
Perfeksionisme dapat menjadi masalah, terutama jika Anda sering diabaikan saat kecil. Karena tidak pernah mendapatkan kepastian dan sering dikritik, Anda mungkin takut membuat kesalahan.
Ini mendorong Anda untuk berusaha menjadi sempurna demi menghindari masalah. Saat dewasa, perfeksionisme sering kali didorong oleh keinginan kuat untuk mendapatkan pengakuan dan pujian.
5. Sulit Mempercayai Orang Lain
Dibesarkan dalam kondisi emosional yang terabaikan memaksa Anda untuk berjuang sendiri.
Akibatnya, saat dewasa, Anda mungkin kesulitan mempercayai orang lain atau bergantung pada mereka, karena tidak pernah belajar bagaimana caranya.
6. Sabotase Diri Sendiri
Salah satu tanda terbesar dari trauma pengabaian masa kecil adalah sabotase diri. Anda mungkin secara tidak sadar merusak hubungan yang sehat atau peluang karier yang menjanjikan.
Ini adalah respons yang dipelajari dari masa kecil yang penuh pengabaian, yang kini memengaruhi keputusan dan tindakan Anda saat dewasa.
Editor : Candra Mega Sari