Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Musim Hujan Belum Usai, Waspadai 3 Penyakit yang Sering Mengintai!

Ghina Fadiah Rahma • Jumat, 23 Mei 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi penyakit saat musim hujan. (alodokter)
Ilustrasi penyakit saat musim hujan. (alodokter)

JawaPos.com - Musim hujan masih berlangsung. Langit mendung, udara dingin, dan rintik hujan yang turun hampir setiap hari menjadi tanda bahwa kita harus mulai lebih waspada terhadap kesehatan. Bukan hanya soal pakaian yang basah atau jalanan yang becek, musim hujan juga membawa risiko kesehatan yang cukup tinggi. Kondisi lingkungan yang lembab dan perubahan suhu ekstrim menjadi faktor utama berkembangnya berbagai penyakit.

Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap remeh dampak musim hujan terhadap kesehatan. Padahal, tanpa disadari, kebiasaan-kebiasaan kecil seperti tidak mengeringkan tubuh dengan benar setelah kehujanan atau membiarkan genangan air di sekitar rumah bisa menjadi pemicu datangnya penyakit.

Salah satu penyakit yang paling umum menyerang saat musim hujan adalah flu dan pilek. Perubahan suhu yang drastis membuat daya tahan tubuh menurun, sehingga virus flu lebih mudah menginfeksi. Gejalanya mungkin terdengar ringan, hidung tersumbat, bersin-bersin, atau demam ringan tetapi bila dibiarkan, flu bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius seperti bronkitis atau bahkan pneumonia.

Selain flu, penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga menjadi ancaman nyata. Genangan air hujan yang tidak segera dibersihkan menjadi tempat favorit nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Satu gigitan nyamuk bisa menyebabkan demam tinggi, nyeri otot, dan bahkan komplikasi yang berbahaya jika tidak ditangani secara cepat. Oleh karena itu, membersihkan lingkungan dan menutup wadah air harus menjadi kebiasaan rutin selama musim hujan.

Penyakit ketiga yang tidak kalah berbahaya adalah infeksi saluran pencernaan, seperti diare dan muntaber. Air yang tercemar dan kebersihan makanan yang menurun saat musim hujan menjadi penyebab utama. Bakteri dan virus penyebab infeksi pencernaan berkembang lebih cepat di lingkungan yang lembab. Maka dari itu, penting untuk memastikan makanan yang dikonsumsi selalu bersih dan matang sempurna.

Namun, musim hujan bukan berarti kita harus hidup dalam ketakutan. Justru dengan kesiapan dan pengetahuan yang tepat, kita bisa tetap sehat dan aktif meski cuaca tidak bersahabat. Selalu siapkan jas hujan, konsumsi makanan bergizi, dan minum air putih yang cukup untuk menjaga imunitas tubuh.

Jangan lupa pula untuk rajin mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah, terutama sebelum makan. Tindakan sederhana ini bisa menjadi benteng pertama melawan virus dan bakteri yang mungkin menempel di tangan. Kebersihan pribadi tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan di musim hujan.

Musim hujan memang indah dengan nuansa romantisnya, tapi jangan biarkan keindahan itu berubah menjadi kesakitan. Kenali risiko, ambil langkah pencegahan, dan tetap jaga kesehatan agar hari-harimu tetap produktif, hangat, dan bebas penyakit. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#pilek #penyakit #kesehatan #musim hujan #flu