Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Jangan Asal! Ini Cara Terbaik Melakukan Diet One Meal a Day untuk Para Pemula agar Efektif dan Sehat

Ghina Fadiah Rahma • Rabu, 30 April 2025 | 20:30 WIB

Diet one meal a day (Dok. Alodokter)
Diet one meal a day (Dok. Alodokter)
JP Bogor - Diet One Meal a Day atau yang sering disebut OMAD, merupakan pola makan ekstrem yang hanya memperbolehkan satu kali makan dalam sehari. Meski terdengar menantang, banyak orang mulai melirik metode ini karena dianggap praktis dan mampu menurunkan berat badan secara signifikan. Namun, untuk pemula, penting memahami bahwa diet ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Perlu pendekatan yang bertahap dan penuh kesadaran agar hasilnya optimal dan tidak merugikan tubuh.

Langkah awal yang paling penting adalah mengenal kemampuan tubuh sendiri. Jangan terburu-buru langsung menerapkan OMAD jika sebelumnya terbiasa makan tiga kali sehari. Tubuh butuh waktu untuk beradaptasi. Cobalah terlebih dahulu pola intermittent fasting 12:12 atau 16:8, sebelum mengurangi waktu makan menjadi hanya satu jam dalam sehari. Ini akan membantu menghindari rasa lemas yang berlebihan di awal-awal diet.

Saat memutuskan untuk menjalani OMAD, fokus utamanya adalah kualitas makanan. Karena hanya makan satu kali, isi piringmu harus kaya nutrisi: gabungkan sumber protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta sayuran berwarna-warni. Hindari makanan olahan yang tinggi gula dan garam, karena bisa membuat tubuh cepat lapar kembali meski porsinya besar.

Selain makanan, cairan juga memainkan peran penting dalam diet OMAD. Sepanjang hari, perbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi dan membantu menekan rasa lapar. Teh herbal dan kopi hitam tanpa pemanis juga bisa menjadi teman puasa yang aman. Hindari minuman manis karena dapat memicu lonjakan insulin yang membuatmu mudah lapar.

Mengelola energi di siang hari saat belum makan bisa menjadi tantangan. Untuk itu, atur waktu makan sesuai dengan kebutuhan aktivitas harian mu. Banyak orang memilih makan di malam hari karena tubuh lebih rileks. Namun, jika kamu lebih aktif di pagi atau siang hari, tak ada salahnya menyesuaikan waktu makan sesuai preferensi pribadi.

Salah satu kesalahan pemula adalah menganggap OMAD sebagai ajang 'balas dendam' makan. Meski hanya makan sekali, bukan berarti kamu bisa menyantap junk food dalam jumlah besar. Ingat, tujuan utamanya bukan hanya mengurangi frekuensi makan, tapi memperbaiki pola konsumsi secara keseluruhan. Tetaplah disiplin dan konsisten.

Jika tubuh mulai memberikan sinyal negatif seperti pusing berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, atau mudah marah, jangan abaikan. Bisa jadi tubuhmu belum siap menjalani diet OMAD, dan perlu penyesuaian ulang. Dengarkan tubuhmu dengan jujur, dan jangan ragu berhenti sementara jika memang perlu. Kesehatan tetap yang utama.

Diet OMAD bisa menjadi jalan hidup sehat jika dijalani dengan bijak. Bukan soal siapa yang makan paling sedikit, tapi siapa yang paling paham bagaimana cara merawat tubuhnya. Untuk pemula, kuncinya adalah tidak terburu-buru, menjaga pola makan tetap bergizi, dan memperlakukan tubuh dengan baik. 

Editor : Candra Mega Sari
#pemula #diet #One Meal a Day #Diet OMAD