Kondisi yang sering dialami oleh orang berusia 40 hingga 60 tahun ini dapat menimbulkan tekanan finansial dan emosional yang signifikan.
Meskipun awalnya tidak umum, fenomena generasi sandwich semakin sering terjadi. Faktor-faktor seperti pernikahan di usia lanjut, inflasi, peningkatan harapan hidup, serta keterbatasan sumber daya dan fasilitas perawatan lansia, diduga menjadi pemicu utama.
Individu yang terjebak dalam situasi ini cenderung mengabaikan perencanaan masa depan mereka sendiri karena fokus pada orang-orang yang mereka rawat. Tanggung jawab ini tidak hanya membebani keuangan dan fisik, tetapi juga emosional.
Mereka kesulitan memprioritaskan diri sendiri karena harus mengutamakan kebutuhan anak-anak atau orang tua. Merawat orang tua lansia dapat memicu rasa bersalah dan khawatir, terutama jika mereka tidak mampu merawat sendiri dan harus menyewa jasa perawatan.
Beban tanggung jawab yang berlebihan dapat menyebabkan stres, yang berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi mereka yang berada dalam kondisi ini untuk mengembangkan strategi pengelolaan, seperti menetapkan batasan, mencari penghasilan tambahan, dan membuat rencana keuangan.
Editor : Candra Mega Sari