JP Bogor - Di era digital seperti sekarang, banyak pekerjaan yang mengharuskan kita terhubung dengan internet, sehingga waktu yang dihabiskan di depan layar pun semakin meningkat. Paparan sinar biru dari layar komputer dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan mata, yang ditandai dengan gejala seperti penglihatan kabur, mata kering, sensasi terbakar, kepekaan terhadap cahaya, hingga sakit kepala.
Kondisi seperti ini memang sering terjadi, tetapi bukan berarti boleh dianggap remeh. Jika kelelahan mata sudah menyebabkan iritasi atau bahkan masalah yang lebih serius, sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahli agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Namun, jika masih dalam tahap ringan dan ingin mencegahnya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Berikut adalah beberapa cara yang direkomendasikan oleh WebMD.
- Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
- Setelah 2 jam menggunakan komputer, istirahatkan mata anda kurang lebih selama 15 menit.
- Tempatkan komputer berjarak 20-26 inci dari mata dan sedikit di bawah ketinggian mata.
- Jika menggunakan lensa kontak, berikan waktu istirahat bagi mata dengan sesekali menggunakan kacamata.
- Gunakan pembersih udara untuk menyaring debu dan menjaga kelembapan ruangan guna mencegah mata kering.
- Jika mata terasa kering dan lelah, tempelkan waslap basah pada kelopak mata untuk memberikan efek menenangkan.
- Pastikan pencahayaan ruangan lebih terang dibandingkan cahaya dari layar perangkat guna mengurangi ketegangan mata.
Bukan hanya sinar biru dari komputer yang dapat menyebabkan kelelahan mata, tetapi ada juga faktor lain yang berkontribusi terhadap kondisi ini.
Salah satu penyebabnya adalah resep kacamata atau lensa kontak yang tidak sesuai, yang dapat mengakibatkan penglihatan kabur dan meningkatkan ketegangan mata. Selain itu, bekerja dalam ruangan dengan pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu redup juga dapat memperburuk kondisi ini. Oleh karena itu, penerangan ruangan harus disesuaikan agar nyaman bagi mata.
Kurangnya frekuensi berkedip juga menjadi faktor lain yang menyebabkan kelelahan mata. Berkedip berfungsi untuk melembapkan dan mendistribusikan kembali air mata, sehingga permukaan kornea tetap halus dan penglihatan lebih tajam. Jika terlalu lama tidak berkedip, mata lebih banyak terpapar udara, menyebabkan penguapan air mata yang dapat membuat lapisan pelindung mata tidak stabil, sehingga kornea menjadi kering dan tidak teratur. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah