JP Bogor - Cokleat merupakan kudapan yang menjadi favorit hampir semua orang di penjuru dunia. Kudapan ini berasal dari biji kakao yang diolah menjadi berbagai bentuk seperti cokelat batang, pasta cokelat, dan bubuk cokelat yang kemudian digunakan dalam aneka makanan dan minuman.
Dikutip dari history.com, masyarakat Mesoamerika kuno pertama kali mengonsumsi cokelat dalam bentuk minuman. Dahulu, cokelat dianggap sebagai bahan eksklusif yang hanya boleh dinikmati oleh kaum bangsawan. Dalam buku The True History of Chocolate, bukti tertua tentang cokelat ditemukan di situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras, yang diperkirakan berasal dari tahun 1100-1400 SM.
Sementara itu, cokelat pertama kali diperkenalkan di Eropa pada tahun 1544, ketika delegasi Kekchi dari Guatemala membawa minuman cokelat sebagai hadiah untuk kerajaan Spanyol. Momen ini menjadi titik awal popularitas cokelat di dunia.
Kini, cokelat sering dijadikan simbol kasih sayang dalam berbagai momen spesial. Selain dikenal sebagai makanan yang bisa meningkatkan berat badan, cokelat juga memiliki berbagai manfaat kesehatan karena mengandung antioksidan, polifenol, dan katekin yang baik bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat cokelat yang dikutip dari Alodokter:
1. Meningkatkan Energi
Cokelat yang populer dengan rasa yang manis dan sedikit pahit ternyata memiliki kandungan kafein yang dapat meningkatkan energi dalam tubuh. Meskipun kandungan kafeinnya tdak sebanyak kopi, tapi tetap bisa membantu meningkatkan energi dan menjaga tubuh tetap bersemangat dalam menjalani aktivitas.
2. Memperbaiki Mood
Penelitian menunjukkan bahwa cokelat dapat merangsang produksi hormon endorfin dan serotonin di otak, yang berperan dalam meningkatkan perasaan bahagia. Oleh karena itu, cokelat sering dijadikan mood booster.
3. Mengendalikan Nafsu Makan
Cokelat hitam diketahui dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan makanan. Hal ini menjadi alasan mengapa cokelat sering disajikan sebagai hidangan penutup di restoran.
4. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Flavonoid dalam cokelat memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri.
Baca Juga: Sejarah AI dan 3 Rekomendasi Tools AI yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pelajar di Era Teknologi
5. Mengontrol Kadar Gula Darah
Kandungan flavonoid dalam cokelat berkualitas baik dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga berpotensi mengurangi risiko diabetes. Namun, penting untuk memilih cokelat dengan kadar gula rendah.
6. Memelihara Kesehatan Otak
Flavonoid dalam cokelat dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Selain itu, katekin dalam cokelat juga berperan dalam mencegah penurunan fungsi otak, yang dapat mengurangi risiko demensia.
7. Menurunkan Kadar Kolesterol
Kandungan flavonoid dalam cokelat diketahui dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh dan membuangnya melalui feses, sehingga membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal.
8. Mencegah Stroke
Flavonoid dalam cokelat membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah, yang dapat membantu mencegah stroke.
9. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Antioksidan dalam cokelat berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi cokelat secara rutin dapat menurunkan risiko kanker.
10. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Janin
Dilansir dari halodoc, ibu hamil yang mengonsumsi cokelat dalam jumlah yang tepat dapat mendukung perkembangan janin dalam kandungan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi 30 gram cokelat per hari dapat memberikan manfaat positif bagi pertumbuhan janin.
Meskipun cokelat memiliki banyak manfaat, penting untuk memilih cokelat dengan kandungan gula yang rendah dan mengonsumsinya dalam jumlah wajar agar tetap mendapatkan manfaatnya tanpa meningkatkan risiko obesitas. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah