Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Bekas Luka Sulit Hilang? Ini Solusi Perawatan untuk Membantu Memudarkannya Secara Alami dan Medis

Amanda Zakiya Mufidatul Khoiroh • Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi bekas luka.
Ilustrasi bekas luka.

JP Bogor - Secara medis, luka didefinisikan sebagai kerusakan atau hilangnya sebagian jaringan tubuh. Luka menyebabkan jaringan menjadi tidak utuh. Proses penyembuhan luka bervariasi, tergantung pada jenis luka, penyebabnya, kedalamannya, cara perawatannya, apakah ada infeksi atau tidak, serta faktor-faktor penting lainnya.

Setelah luka sembuh, sering kali akan meninggalkan bekas yang dapat mengganggu penampilan. Bekas luka ini dapat dihilangkan dengan menggunakan krim penghilang bekas luka atau melalui bahan-bahan alami, bahkan prosedur medis tertentu.

Bekas luka bisa muncul akibat berbagai macam penyebab, seperti lecet akibat terjatuh, tergores benda tajam, luka bakar, atau iritasi pada kulit. Warna bekas luka pun bervariasi, mulai dari kecoklatan atau kehitaman (hiperpigmentasi), lebih terang dari kulit sekitar (hipopigmentasi), hingga berbentuk keloid yang menonjol.

Tentu saja, bekas luka dapat mengganggu penampilan dan mempengaruhi rasa percaya diri, terutama jika muncul di area yang terlihat seperti wajah atau pergelangan tangan.

Bekas luka juga memiliki berbagai jenis yang tampak berbeda, seperti perubahan warna kulit yang terjadi akibat peradangan, maupun perubahan tekstur kulit yang bisa berupa kerutan atau benjolan.

Di antara jenis-jenis tersebut, noda bekas luka dan keloid sering kali menjadi masalah utama, terutama jika muncul di area wajah, leher, atau pundak, yang dapat berdampak pada kepercayaan diri dan pekerjaan tertentu.

Untuk itu, penting untuk mengetahui perawatan yang tepat untuk mengatasi bekas luka. Dilansir dari emc.id, berikut beberapa jenis perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bekas luka pada kulit:

1. Noda Bekas Luka Sebatas Perubahan Warna Kulit

Noda bekas luka bisa diatasi dengan beberapa cara. Penggunaan krim topikal yang mengandung zat pencerah, seperti hidroquinon, steroid, asam glikolat, asam askorbat, retinol, dan arbutin, efektif untuk menghilangkan noda hitam. Tindakan peeling dengan asam glikolat membutuhkan beberapa sesi untuk memudarkan noda. Laser Fractional juga bisa digunakan dengan persiapan krim untuk mengurangi nyeri.

2. Hypertrophic Scar

Untuk scar hipertrofik, tindakan non-bedah dengan injeksi kortikosteroid dapat membantu mengecilkannya. Laser Fractional juga efektif untuk meratakan kulit.

3. Keloid

Keloid dapat diatasi dengan metode non-bedah. Selain itu, tindakan bedah seperti eksisi juga dapat dilakukan untuk mengangkat keloid, diikuti dengan perawatan pasca prosedur. Dalam beberapa kasus, kombinasi antara tindakan bedah dan non-bedah mungkin diperlukan. Penggunaan krim topikal yang mengandung arbutin atau silikon juga disarankan untuk perawatan luka setelah eksisi.

Namun, bagi Anda yang ingin memanfaatkan bahan alami untuk menghilangkan bekas luka, berikut adalah beberapa pilihan yang bisa anda coba di rumah, seperti dilansir dari laman alodokter.com:

1. Lidah Buaya

Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, terutama dalam melembapkan kulit. Kelembapan membantu regenerasi sel kulit dan mempercepat pemudaran luka, serta mencegah pembentukan keloid. Oleskan gel lidah buaya ke bekas luka, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air bersih. Gunakan dua kali sehari untuk hasil maksimal.

2. Madu

Madu membantu mempercepat penyembuhan luka dan menghilangkan bekas luka. Madu memiliki efek antibakteri, antiradang, dan antioksidan. Oleskan madu ke bekas luka, balut dengan perban semalaman, dan bersihkan dengan air hangat di pagi hari. Lakukan setiap malam untuk hasil terbaik.

3. Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun

Minyak kelapa dan minyak zaitun dapat menghilangkan bekas luka karena tinggi antioksidan. Oleskan minyak dan pijat perlahan selama 10 menit, kemudian biarkan menyerap selama minimal 1 jam.

4. Bawang Putih

Bawang putih dapat membantu mengatasi bekas luka, tetapi jangan oleskan langsung ke kulit untuk menghindari iritasi. Gunakan gel atau krim yang mengandung bawang putih.

5. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel efektif menghilangkan bekas luka. Campurkan dengan air dan oleskan ke kulit menggunakan bola kapas. Untuk kulit sensitif, campuran harus lebih encer.

6. Baking Soda

Baking soda juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka. Campurkan dengan air hingga kental, oleskan selama 15 menit, lalu bilas.

Terdapat berbagai cara untuk menghilangkan bekas luka, namun sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan bahan alami atau prosedur medis, terutama bagi individu yang memiliki kulit sensitif.

Dengan berkonsultasi, dokter dapat memberikan saran mengenai penanganan yang paling tepat untuk kondisi kulit Anda.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#perawatan #Alami #medis #bahan alami #bekas luka