JP Bogor - Sarapan sering dianggap sebagai hal yang sepele dan mudah dilewatkan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat di pagi hari. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa menghindari sarapan bisa membantu menurunkan berat badan.
Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan melewatkan sarapan justru bisa merugikan kesehatan tubuhmu. Simak penjelasan dari ahli yang dilansir dari sumber-sumber terpercaya mengenai bahaya yang bisa ditimbulkan jika kamu terlalu sering skip sarapan.
Apa yang Terjadi Jika Sering Melewatkan Sarapan?
Melewatkan sarapan secara konsisten tanpa pola makan yang terencana dapat menyebabkan berbagai masalah. Bukan hanya rasa lapar, tubuh juga akan merasakan efek lain akibat tidak sarapan pagi, seperti:
1. Tubuh Tidak Mendapat Cukup Energi
Menurut Siloam Hospital, saat tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan, sehingga kadar gula darah akan rendah saat bangun tidur. Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, tubuh bisa merasa kelelahan dan kekurangan energi.
Sarapan yang mengandung karbohidrat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas.
2. Menurunkan Kadar Hormon dalam Tubuh
Melansir Siloam Hospital, menunda makan terlalu lama dapat menurunkan kadar gula darah yang berujung pada ketidakseimbangan kadar hormon tubuh. Salah satu hormon yang terpengaruh adalah kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.
Sarapan yang seimbang, terutama yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat, bisa membantu menstabilkan kadar gula darah dan mengatur produksi kortisol.
3. Berisiko Mengalami Gangguan Suasana Hati
Masih berkaitan dengan penurunan kadar hormon, melewatkan sarapan pagi bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dan mudah mengalami perubahan suasana hati.
Baca Juga: Resep Cimol Keju Anti-Meledak ala Chef Devina Hermawan, Dijamin Nikmat dan Pasti Disukai Anak-Anak
Sebuah penelitian dalam jurnal Diabetes, Metabolic Syndrome, and Obesity yang dikutip dari laman Siloam Hospital menunjukkan bahwa melewatkan sarapan dapat berhubungan dengan depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan rendahnya kebahagiaan.
4. Merasa Lapar Berlebih di Siang Hari
Bukan hanya pagi hari, efek melewatkan sarapan juga dapat terasa pada siang hari. Tubuh yang kekurangan nutrisi akan cenderung merasa lapar berlebih dan mencari camilan atau makanan cepat saji yang kurang sehat.
Hal tersebut dapat meningkatkan risiko makan berlebih dan mengganggu pola makan sehat. Sebaliknya, sarapan dengan menu kaya protein dapat membantu mengontrol rasa lapar sepanjang hari.
5. Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Menurut penelitian dalam Journal of Cardiovascular Development and Disease yang dikutip dari laman Siloam Hospital, orang yang sering melewatkan sarapan memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung.
Orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kadar kolesterol LDL lebih tinggi, yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Perbedaan Pandangan tentang Sarapan
Meski banyak ahli yang meyakini manfaat sarapan untuk metabolisme tubuh, dilansir dari Healthline, anggapan ini belum sepenuhnya terbukti benar. Beberapa penelitian yang dilakukan bersifat observasional dan belum membuktikan hubungan sebab-akibat secara jelas.
Namun, menurut Healthline, orang yang biasa sarapan cenderung memiliki gaya hidup yang lebih sehat, sehingga pola makan ini berpotensi memberikan manfaat jangka panjang.
Manfaat Sarapan bagi Kesehatan
Meskipun masih ada perdebatan mengenai pentingnya sarapan, menurut informasi yang dilansir dari Siloam Hospital, beberapa penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicine mengungkapkan bahwa mereka yang rutin sarapan setiap hari selama seminggu cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap beberapa kondisi kesehatan serius.
Beberapa penyakit yang bisa dikurangi risikonya, antara lain:
- Penyakit jantung
- Diabetes
- Obesitas
- Stroke
- Hipertensi
- Peningkatan kolesterol jahat
Baca Juga: Dilema Menarik Pesan WhatsApp? Ini Etika dan Solusinya
Dengan begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kebiasaan sarapan yang sehat, kini saatnya untuk mulai menyadari pentingnya pola makan yang teratur. Melewatkan sarapan bukan hanya berdampak pada energi tubuh, tetapi juga berisiko pada kesehatan jangka panjang. Mengatur waktu untuk sarapan bisa menjadi langkah kecil yang memberi dampak besar bagi tubuhmu.
Jadi, jangan lagi remehkan kebiasaan sarapan, ya! Pastikan kamu memilih makanan yang bernutrisi untuk memulai hari dengan energi positif. Tubuhmu akan berterima kasih jika kamu memberikan asupan yang tepat di pagi hari. Jika perlu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk menemukan pilihan sarapan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Mulailah menjaga kesehatan dengan langkah sederhana ini.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah