Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Ingin AC Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak? Berikut 5 Cara Mudah Merawat AC di Rumah, Ada yang Bisa Dilakukan Sendiri

Yudha Satria Palma • Selasa, 3 Desember 2024 | 11:52 WIB
Ilustrasi merawat AC di rumah. (atlascoolingandheating.com)
Ilustrasi merawat AC di rumah. (atlascoolingandheating.com)

JP Bogor – Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia dikenal dengan suhu udara yang sering kali terasa panas dan lembap, terutama saat musim kemarau.

Kondisi ini membuat air conditioner (AC) menjadi salah satu perangkat yang hampir wajib dimiliki, baik di rumah, perkantoran, maupun ruang publik. 

Kemampuannya menghaadirkan udara sejuk dan nyaman dalam ruangan menjadikan AC andalan bagi banyak orang untuk menghadapi cuaca terik.

Namun, seperti perangkat elektronik lainnya, AC memerlukan perawatan rutin agar tetap berfungsi optimal dan tidak mudah rusak. 

Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan pentingnya merawat AC hingga akhirnya menghadapi kerusakan yang memerlukan biaya perbaikan besar.

Untuk itu, berikut adalah lima cara mudah merawat AC agar awet dan tidak mudah rusak, dilansir dari laman Blibli dan Griya Satria.

  1. Bersihkan filter AC secara rutin

Ketika filter kotor, AC akan kesulitan dalam bekerja dengan baik, yang berdampak pada suhu ruangan yang tidak dingin secara maksimal. Selain itu, AC harus bekerja lebih keras, yang tentu akan mengonsumsi lebih banyak daya listrik.

Filter AC memang merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam sistem, sehingga udara yang dihasilkan menjadi lebih bersih dan bebas dari alergi. 

Fungsi ini sangat vital dalam memastikan kinerja AC tetap optimal dan efisien, sehingga penggunaan listrik pun bisa lebih hemat. Karena itu, penting untuk membersihkan filter AC secara rutin, setidaknya setiap 1–3 bulan sekali guna menjaga kinerjanya tetap prima dan efisien.

  1. Menurunkan suhu secara bertahap

Ketika AC kali pertama dinyalakan, sebaiknya atur suhu pada 25 derajat Celsius dan biarkan selama 5 hingga 10 menit sebelum menurunkannya perlahan.

Mulailah dengan penurunan suhu sekitar 1 hingga 4 derajat agar AC tidak langsung bekerja terlalu keras. Selain itu, hal ini juga memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan suhu ruangan.

Jika suhu masih dirasa kurang dingin, turunkan lagi secara bertahap. Begitu juga saat menaikkan suhu, hindari perubahan suhu lebih dari 5 derajat secara langsung.

Hal ini penting untuk menjaga agar kompresor dan filter AC tidak bekerja terlalu keras, yang bisa mempercepat keausan mesin. 

  1. Jangan mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celsius

Banyak pengguna AC yang cenderung mengatur suhu di bawah 22 derajat celsius untuk cepat mendinginkan ruangan.

Namun, kebiasaan ini justru dapat merusak AC. Karena suhu yang lebih rendah dari 22 derajat memaksa mesin AC bekerja lebih keras, terutama saat ruangan masih panas. Hal ini dapat membuat kompresor cepat panas dan mempercepat kerusakan.

Sebagai alternatif, disarankan untuk mengatur suhu AC antara 22 hingga 24 derajat Celsius. Suhu ini tidak hanya cukup sejuk untuk kenyamanan, tetapi juga membantu memperpanjang usia mesin AC kamu.

Dengan cara ini, AC dapat berfungsi lebih optimal tanpa beban berlebihan, sehingga lebih awet dan efisien.

  1. Menyalakan fitur timer

Fitur ini memungkinkan AC mati secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan. Sehingga anda tidak perlu khawatir lupa mematikannya saat tidak dibutuhkan. Selain itu, penggunaan fitur timer juga dapat menghemat konsumsi listrik.

Untuk menjaga kinerja AC, disarankan agar tidak digunakan lebih dari 5 jam terus-menerus dalam sekali pemakaian. Setelah itu, biarkan AC beristirahat dengan mematikannya agar mesin tidak terlalu panas.

Dengan mengatur timer setiap 5 jam sekali, Anda memastikan AC memiliki waktu untuk mendinginkan mesin dan memperpanjang umur perangkat.

  1. Melakukan servis dan memeriksa freon secara rutin

Untuk menjaga kinerja AC, disarankan untuk melakukan servis secara berkala, seperti tiga bulan sekali. Servis ini umumnya dilakukan oleh teknisi profesional atau jasa servis AC.

Setelah servis, pastikan untuk meminta teknisi memeriksa kondisi freon AC. Karena freon berfungsi untuk mendinginkan udara.

Jika udara yang keluar dari AC tidak dingin, bisa jadi ada kebocoran freon yang menyebabkan tekanan freon menurun. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa tekanan freon secara rutin, minimal setiap enam bulan.

Editor : Bayu Putra
#awet #tidak cepat rusak #bisa dilakukan sendiri #Merawat AC #Perbaikan #cara mudah #ac