JP Bogor – Dinas Sosial Kabupaten Bogor menemukan penerima manfaat bantuan sosial (bansos) memiliki rumah yang layak, bahkan mobil pribadi.
Temuan itu langsung jadi sorotan legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mendesak Dinsos untuk mendata ulang penerima manfaat bansos di Kabupaten Bogor.
Tujuannya, agar tidak ada lagi bansos yang salah sasaran. Jangan sampai warga yang tidak berhak justru menerima bansos, sementara yang berhak malah tertinggal.
"Itu perlu pendataan lagi penerima bantuan dari pemerintah. Yang katanya tidak mampu tapi punya mobil, tentu Dinsos harus mendata ulang," kata Sastra Selasa (25/11) sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
Menurut Sastra, bansos harus diberikan kepada warga yang benar-benar berhak, dan penyalurannya wajib tepat sasaran.
"Supaya betul-betul yang menerima manfaat yang membutuhkan. Kita minta ke dinsos mendata ulang supaya yang membutuhkan itu yang mendapatkan," jelas dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bogor Farid Ma'ruf mengungkap bahwa temuan itu muncul saat petugas melakukan verifikasi penerima bansos.
Menurut dia, saat verifikasi bansos di wilayah Ciomas, petugas menemukan warga penerima bansos memiliki rumah hingga kendaraan mobil yang sedang terparkir di halaman rumah.
Farid mengatakan, pihaknya belum mengetahui sejak kapan warga tersebut menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun pihaknya akan terus mengecekulang data yang ada.
Usai temuan itu, Farid memastikan bahwa pihaknya juga akan mengajukan pemutusan bantuan sosial terhadap warga tersebut.
"Yang begitu udah nanti kita ajukan untuk dihapus. Ke depan kita ajukan untuk dihapus," pungkasnya.
Editor : Bayu Putra