JP Bogor - Gelato dan es krim sering dianggap sama karena keduanya merupakan hidangan penutup beku yang manis dan lembut. Padahal, meski sekilas mirip, sebenarnya ada sejumlah perbedaan di antara keduanya.
Keduanya memang sama-sama nikmat, terutama saat cuaca panas dan kita ingin menikmati sesuatu yang manis dan menyegarkan. Namun, gelato dan es krim dibuat dengan cara dan bahan yang sedikit berbeda. Berikut ini adalah beberapa perbedaan utama antara gelato dan es krim yang perlu Anda tahu.
1. Tekstur dan rasa
Perbedaan utama antara gelato dan es krim terletak pada rasa dan teksturnya. Es krim cenderung lebih manis dan sering mengandung tambahan perasa, dengan tekstur yang lebih creamy karena kandungan lemaknya lebih tinggi.
Sementara itu, gelato memiliki rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu manis, serta teksturnya lebih halus karena mengandung lebih banyak susu dibandingkan krim.
Baca Juga: Mengenang Pramoedya Ananta Toer: Pena Sastra yang Tak Pernah Luntur, Suara Kritis yang Mendunia
2. Bahan dan cara pengadukan
Sebagian besar es krim dibuat dari campuran krim kental, susu, gula, dan terkadang telur atau kuning telur, lalu diproses dengan mesin pembuat es krim.
Terdapat berbagai jenis es krim, dan masing-masing memiliki variasi bahan yang berbeda. Misalnya, es krim gaya Prancis biasanya menggunakan kuning telur sebagai bahan utama, sedangkan es krim gaya Philadelphia dibuat tanpa telur sama sekali.
Sementara itu, gelato menggunakan lebih banyak susu dibandingkan krim, dan umumnya tidak mengandung telur—meskipun ada juga yang menambahkannya. Proses pengadukan gelato dilakukan dengan kecepatan yang lebih rendah, sehingga menghasilkan tekstur lebih padat dengan sedikit udara di dalamnya.
3. Waktu penyimpanan dan harga
Karena gelato menggunakan lebih banyak susu sebagai bahan dasarnya, harga jualnya pun cenderung lebih mahal. Selain itu, gelato memiliki masa simpan yang relatif singkat, sehingga biasanya diproduksi dalam jumlah terbatas dan dibuat segar setiap hari.
Sementara itu, es krim memiliki daya tahan simpan yang lebih lama dan harganya lebih terjangkau. Inilah sebabnya es krim sering diproduksi secara massal dan mudah ditemukan di berbagai swalayan dengan pilihan harga yang beragam.
Baca Juga: Bangga! Ini 5 Karya Sastra Indonesia yang Mendunia, Sudahkah Anda Membacanya?
4. Suhu dan penyajian
Es krim umumnya disimpan pada suhu yang sangat rendah, sekitar -20 hingga -30 derajat Celsius, dan disajikan menggunakan sendok khusus berbentuk bulat. S
ebaliknya, gelato disimpan pada suhu yang sedikit lebih hangat, yaitu antara -10 hingga -20 derajat Celsius. Saat disajikan, gelato biasanya diambil dengan sendok lebar dan datar agar teksturnya yang lembut tetap terjaga.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah