Namun, di balik keindahan curug-curug Bogor, tersimpan kisah mistis yang kuat, salah satunya adalah Curug Lontar di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Curug Lontar merupakan aliran air dari Sungai Cianten yang berasal dari pegunungan Halimun-Salak. Dahulu, curug ini sempat menjadi daya tarik wisata yang ramai dikunjungi meskipun memiliki kedalaman yang cukup tinggi dan potensi aliran air yang tiba-tiba membesar.
Sayangnya, Curug Lontar telah menelan lima korban jiwa, salah satunya seorang pengunjung wanita yang meninggal karena terbawa arus dan tenggelam, jenazahnya baru ditemukan seminggu kemudian.
Menurut cerita dari akun TikTok @akarmisteri, masyarakat sekitar Curug Lontar pada zaman dahulu memiliki tradisi unik. Jika ingin mengadakan acara hajatan atau pernikahan, mereka harus melakukan ritual di sekitar curug untuk meminjam alat musik seperti gamelan dari makhluk gaib di sana. Alat musik itu harus dikembalikan ke tempat asalnya setelah digunakan.
Namun, suatu ketika, seorang warga konon melakukan kesalahan fatal dengan tidak mengembalikan alat-alat musik ke tempatnya. Sejak saat itu, dipercaya bahwa curug ini mulai memakan banyak korban. Masyarakat setempat juga meyakini bahwa curug ini dijaga oleh seorang wanita bergaun merah dan seekor kera putih.
Beberapa warga juga percaya bahwa di dalam Curug Lontar terdapat goa yang dapat menyeret dan menjebak pengunjung.
Saat ini, Curug Lontar tidak lagi dijadikan tempat wisata karena banyaknya korban jiwa yang meninggal di tempat ini. Meskipun memiliki pemandangan yang sejuk dan indah, tempat ini dianggap sangat berbahaya jika tetap dipaksakan untuk dikunjungi.
Editor : Candra Mega Sari