JP Bogor - Kerupuk merupakan salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian ikonik dari kuliner Nusantara. Seperti halnya sambal, setiap daerah di Indonesia memiliki jenis kerupuk yang khas. Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah kerupuk di Indonesia?
Berdasarkan informasi dari Wikipedia, kerupuk sudah dikenal sejak abad ke-9 atau ke-10 Masehi di Pulau Jawa. Pada masa itu, kerupuk dibuat dari kulit sapi atau kerbau, sehingga dikenal dengan sebutan kerupuk kulit. Menariknya, istilah "kerupuk" berasal dari bahasa Jawa. Awalnya, proses pembuatan kerupuk digunakan sebagai cara untuk mengawetkan bahan makanan, dan dari sanalah kerupuk mulai menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.
Seiring penyebarannya, jenis kerupuk pun berkembang menyesuaikan dengan bahan-bahan lokal. Di daerah pesisir, misalnya, masyarakat memanfaatkan hasil laut seperti ikan dan udang untuk membuat kerupuk. Proses pembuatannya pun cukup sederhana yakni bahan utama dihaluskan, dicampur tepung, lalu dijemur sebelum digoreng.
Baca Juga: 7 Tokoh yang Diduga Memiliki Sifat Narsistik: Dari Penguasa hingga Selebritas
Dengan berkembangnya zaman, variasi kerupuk pun makin beragam dan menjadi bagian khas dari kuliner di berbagai daerah. Berikut beberapa jenis kerupuk populer di Indonesia:
1. Kerupuk Emping (Melinjo)
Kerupuk emping merupakan kerupuk yang berbahan dasar biji melinjo. Cara pembuatannya adalah dengan memipihkan biji melinjo, lalu menjemurnya hingga kering kemudian digoreng.
2. Kerupuk Kulit
Kerupuk kulit merupakan salah satu jenis kerupuk pertama yang hadir di Indonesia. Kerupuk kulit memiliki bahan dasar kulit sapi atau kerbau yang digoreng hingga menjadi renyah. Jika di Jawa, kerupuk kulit biasanya disajikan bersama kuah gulai yang akhirnya menjadi hidangan bernama "krecek basah".
3. Kerupuk Udang
Kerupuk udang menjadi salah satu kerupuk yang sangat populer di Indonesia. Bahkan, sudah menjadi oleh-oleh khas dari Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Biasanya, kerupuk udang disajikan sebagai pendamping dari nasi goreng atau soto.
4. Kerupuk Bawang
Kerupuk bawang merupakan jenis kerupuk yang terbuat dari bawang putih yang dihaluskan dengan tepung. Sama seperti kerupuk pada umumnya, kerupuk bawang biasanya menjadi makanan pendamping mie goreng atau nasi goreng.
5. Kerupuk Sagu
Kerupuk satu ini menjadi salah satu kerupuk yang sangat populer di wilayah Maluku dan Papua. Berbeda dari kerupuk lainnya, kerupuk sagu memiliki tekstur yang lebih kenyal.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah