JP Bogor - Sejak awal perkembangan Islam, masjid telah menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan peradaban umat Muslim. Beberapa masjid yang dibangun sejak abad pertama Islam masih berdiri kokoh hingga kini, menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Islam di berbagai belahan dunia.
Masjid-masjid tertua ini bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga menyimpan kisah-kisah penting dalam perjalanan dakwah Islam. Berdasarkan informasi dari situs islamiclandmarks.com, berikut ini lima masjid tertua di dunia yang hingga kini tetap menjadi bagian penting dari peradaban Islam.
1. Masjid Al-Haram - Makkah, Arab Saudi (Sejak Zaman Nabi Ibrahim AS)
Masjid Al-Haram adalah masjid tertua dan paling suci dalam Islam, mengelilingi Kabah, bangunan yang menurut keyakinan umat Islam dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Ismail AS.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
"Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam." (QS. Ali Imran: 96)
Sebagai pusat ibadah umat Islam, Masjid Al-Haram menjadi tujuan utama bagi jutaan jemaah haji dan umrah setiap tahunnya. Rasulullah SAW juga bersabda tentang keutamaan salat di masjid ini:
Dari Ibnu Az-Zubair bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sekali shalat di masjidku ini lebih utama daripada 1000 kali shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram dan sekali shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100 kali shalat di masjidku ini." (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, hadits ini sahih menurut Ibnu Hibban) [HR. Ahmad, 26:41-42; Ibnu Hibban, 1620. Sanad hadits ini sahih].
2. Masjid Al-Aqsa - Yerusalem, Palestina (Dibangun sekitar 705 M)
Masjid Al-Aqsa adalah masjid tertua kedua dalam Islam setelah Masjid Al-Haram dan memiliki peran penting dalam sejarah Islam. Masjid ini disebut dalam Al-Quran sebagai tempat Isra Mikraj, perjalanan spiritual Rasulullah SAW ke langit:
"Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra: 1)
Sebagai kiblat pertama umat Islam sebelum perintah mengarah ke Kabah, Masjid Al-Aqsa memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat kuat. Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaannya:
Dari [Abu Hurairah] hingga sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan jauh, kecuali ke tiga Masjid. Yaitu: Masjidku ini (Masjid Madinah), Masjidil Haram (di Makkah) dan Masjid Al Aqsa." (Shahih Muslim #2475)
3. Masjid Quba - Madinah, Arab Saudi (Dibangun pada 622 M)
Masjid Quba memiliki keistimewaan sebagai masjid pertama yang dibangun dalam Islam setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Rasulullah SAW sendiri meletakkan batu pertamanya, dan Allah SWT memuji masjid ini dalam Al-Quran:
"Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama lebih berhak engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang gemar membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang membersihkan diri." (QS. At-Taubah: 108)
Keutamaan Masjid Quba juga disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW:
"Siapa yang bersuci di rumahnya, lalu ia mendatangi masjid Quba', lantas ia melaksanakan shalat di dalamnya, maka pahalanya seperti pahala umrah." (HR. Ibnu Majah, no. 1412, An-Nasai, no. 700. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
4. Masjid Nabawi - Madinah, Arab Saudi (Dibangun pada 622 M)
Setelah membangun Masjid Quba, Rasulullah SAW mendirikan Masjid Nabawi di Madinah, yang kemudian menjadi pusat dakwah dan pemerintahan Islam pertama. Masjid ini terus berkembang hingga menjadi salah satu masjid terbesar di dunia.
Di dalam Masjid Nabawi terdapat Raudhah, area yang disebut sebagai taman surga, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Di antara kuburanku dan mimbarku terdapat taman (raudhah) di antara taman surga." (Al-Mu'jam Al-Ausath, Thabrani, 2/120)
Masjid ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Rasulullah SAW, sebagaimana beliau bersabda:
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Tidak ada seorang pun yang mengucapkan salam kepadaku melainkan Allah akan mengembalikan rohku kepadaku agar aku membalas salamnya." (HR. Abu Dawud)
Keutamaan salat di Masjid Nabawi juga luar biasa seperti tersuratkan dalam hadits di awal artikel.
5. Masjid Al-Qiblatain – Madinah, Arab Saudi (Dibangun pada 623 M)
Masjid Al-Qiblatain memiliki sejarah unik karena menjadi tempat perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis di Yerusalem ke Kabah di Makkah. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-2 Hijriah ketika Rasulullah SAW menerima wahyu di tengah salat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
"Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam..." (QS. Al-Baqarah: 144)
Sejak saat itu, umat Islam mulai menghadap ke Kabah saat salat. Masjid Al-Qiblatain menjadi saksi perubahan besar dalam sejarah Islam dan tetap menjadi salah satu masjid bersejarah yang sering dikunjungi oleh umat Muslim.
Kelima masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kebesaran Islam yang telah bertahan selama berabad-abad. Setiap masjid memiliki nilai sejarah yang mendalam dan menjadi pusat peradaban Islam sejak masa Rasulullah SAW hingga era modern.
Editor : Candra Mega Sari