Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Bakiak Batok, Permainan Tradisional Anak-Anak Khas Bogor yang Kini Terancam Punah

Yudha Satria Palma • Jumat, 1 November 2024 | 14:59 WIB
Sekelompok remaja yang sedang bermain bakiak batok. (gereja.santoambrosius.org)
Sekelompok remaja yang sedang bermain bakiak batok. (gereja.santoambrosius.org)

JP Bogor – Sebagai salah satu wilayah di tanah Sunda, Bogor memiliki warisan budaya dan kearifan lokal yang mengakar kuat pada masyarakatnya. Warisan ini juga terus dijaga dan diturunkan kepada generasi selanjutnya.

Sejak zaman dulu, masyarakat Bogor telah menjaga dan melestarikan berbagai aspek budaya. Mulai dari seni, musik, tarian, hingga permainan tradisional. Salah satunya adalah permainan tradisional bernama bakiak batok. 

Dilansir dari laman indonesiakaya.com dan nico.co.id, Selain dikenal dengan nama bakiak batok, permainan ini disebut juga jejangkungan. Bakiak batok merupakan salah satu permainan tradisional yang berasal dari budaya agraris masyarakat Sunda di Bogor.

Sesuai namanya, permainan ini dibuat dari batok kelapa yang sudah tua lalu dibelah menjadi dua bagian. Batok tersebut berfungsi sebagai tempat untuk pijakan kaki pemainnya. Nantinya, setiap pemain akan mendapatkan 2 bagian batok kelapa, yakni sebelah kanan dan kiri.

Kemudian, batok dilubangi tepat di bagian tengahnya untuk dimasukkan seutas tali yang akan diikat. Tali yang digunakan harus memiliki sifat lentur, sehingga membuatnya lebih mudah saat digunakan.

Cara untuk memainkan bakiak batok tidak rumit. Pemain hanya perlu mengaitkan tali pengikat batok kelapa pada jempol kaki seperti sedang memakai sandal jepit.

Selanjutnya, kedua tangan memegang ujung tali yang lain dan melangkah di atas batok dengan gerakan tangan dan kaki yang seirama. Pemain tercepat yang tiba di garis finish akan dianggap sebagai pemenangnya.

Dalam memainkan permainan ini, dibutuhkan konsentrasi dan fokus yang terus terjaga. Sebab, para pemain harus dapat menjaga keseimbangan dan menyinkronkan gerakan tangan dan kakinya saat melangkah diatas batok. 

Selain itu, permainan bakiak batok juga biasanya dimainkan dengan menghadirkan sebuah rintangan yang harus dilewati oleh pemainnya. Rintangan tersebut berupa sebuah tali yang melintang. 

Setiap pemain akan beradu laju sembari dituntut untuk melewati dan tidak boleh menyentuh tali yang melintang tersebut. Jika gagal, pemain tersebut akan dinyatakan kalah dalam permainan. 

Saat ini, permainan bakiak batok sudah semakin jarang ditemukan di tengah masyarakat. Hal ini sebagian besar akibat perkembangan teknologi yang pesat, di mana banyak anak-anak lebih memilih bermain gadget ketimbang permainan tradisional.

Namun, Kampung Budaya Sindang Barang sebagai salah satu komunitas masyarakat tradisional di Bogor terus berupaya menjaga keberadaan permainan ini. Salah satunya dengan rutin mengadakan lomba bakiak batok dalam setiap upacara perayaan Seren Taun. 

Upaya ini merupakan salah satu langkah untuk melestarikan permainan tradisional agar tetap eksis dan dikenal oleh generasi muda, meskipun zaman terus berubah.

Editor : Bayu Putra
#Bakiak Batok #permainan tradisional #batok kelapa #khas bogor #terancam punah #anak-anak