Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengenal Pepes, Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Punya Beragam Varian, Tak Hanya Pepes Ikan

Nuraini Andriani • Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:20 WIB
Ilustrasi pepes. (Freepik)
Ilustrasi pepes. (Freepik)

JP Bogor – Sebagai salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang populer, pepes merupakan kuliner yang berasal dari tanah Pasundan. Masyarakat Sunda menyebut hidangan yang dibungkus daun pisang ini dengan sebutan pais.

Pepes pada prinsipnya bisa dimasak dengan menggunakan bahan makanan apapun. Masyarakat Sunda biasanya mengisi pepes dengan bahan yang ada di sekitar mereka. Seperti ikan dari sungai, tahu, atau jamur yang tumbuh di ladang.

Bahan-bahan itu kemudian dimasak dengan menggunakan bumbu-bumbu. Seperti kunyit, serai, daun salam, cabai, dan tentu daun pisang sebagai pembungkusnya. Kemudian pepes dibakar hingga daun pisang mengering.

Dalam asal usul pepes, awalnya kuliner ini dimasak dengan waktu yang sangat lama, minimal 8 jam. Karena proses pematangannya dilakukan dengan cara dimasak di atas abu hawu kayu panas, sehingga pepes bisa matang secara perlahan.

Proses memasak yang lama ini membuat pepes menjadi kering dan bumbunya meresap secara menyeluruh, sehingga menghasilkan aroma bakaran yang sangat harum dan menggoda.

Tapi, kebanyakan pepes sekarang dimatangkan dengan cara dikukus. Karena prosesnya dianggap lebih cepat dan menghemat waktu. Namun, tetap saja pepes yang paling nikmat adalah pepes yang memasaknya di atas tungku dengan bahan bakar kayu.

Meski umumnya pepes dibuat dengan bahan utama ikan, namun seiring perkembangan zaman bahan yang bisa digunakan untuk pepes terus berkembang.

Tidak hanya di Jawa Barat, pepes juga menyebar di berbagai daerah lain di Indonesia. Berikut berbagai jenis pepes yang punya rasa istimewa.

  1. Pepes ikan

Mulanya, cara memasak pepes memang hanya diperuntukan untuk ikan. Ikan yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari ikan air tawar hingga ikan laut. Beberapa ikan yang biasa dipepes antara lain ikan mas, ikan kembung, ikan pindang, ikan patin, ikan gurame, hingga ikan nila.

Ikan perlu dibersihkan sebelum dilumuri bumbu halus. Lalu dikukus bersama cabai, tomat, serai, daun salam, daun kemangi, yang disatukan di dalam bungkusan daun pisang. Pepes ikan biasanya perlu dikukus selama sekitar 1 jam dalam api sedang sampai matang.

Untuk mendapatkan aroma khas pepes, tak jarang ada yang membakar pepes ikan meski telah dikukus.

  1. Pepes telur ikan mas

Selain daging ikan, telur ikan juga bisa dibuat pepes. Punya cita rasa gurih sekaligus unik, pepes akan semakin sedap bila diolah dengan aneka bumbu dan rempah aromatik yang bisa menutup aroma amis dari telur ikan.

Untuk dibuat jadi pepes, telur ikan perlu dicuci dulu dengan air. Setelah itu baru diberi bumbu layaknya pepes ikan. Dengan campuran berbagai bumbu halus dan ditambahkan berbagai daun rempah seperti kemangi, lengkuas, daun jeruk, daun salam, dan serai.

Bagi yang belum pernah mencoba olahan telur ikan, pepes ini patut dicoba.

  1. Pepes ayam

Tidak semua orang bisa memakan ikan, baik karena alergi ataupun memang tidak suka makan ikan karena banyak duri. Maka, orang Indonesia pun mulai berinovasi untuk membuat berbagai olahan pepes menggunakan daging lain. Salah satunya yakni daging ayam.

Sebagai salah satu asupan protein hewani yang paling umum dikonsumsi setiap hari, ayam yang diolah jadi pepes memiliki cita rasa yang tak kalah nikmat dari pepes ikan.

Jangan lupa tambahkan irisan cabai rawit buat yang suka pedas dan daun kemangi untuk menambah harum khas pepes pada umumnya.

  1. Pepes tahu

Olahan pepes kembali berkembang menggunakan bahan makanan non-daging. Salah satunya tahu. Tahu juga cocok diolah jadi pepes karena mudah menyerap bumbu halus dan rempah aromatik yang dimasak bersamaan dalam daun pisang.

Pepes tahu biasanya mudah ditemukan di rumah makan Sunda. Cara membuatnya pun mudah dan tidak serumit pepes lainnya.

Perlu waktu setidaknya 30 menit untuk mematangkan jenis pepes satu ini, hingga tercium aroma pepesnya.

  1. Pepes jamur

Bahan makanan non-daging lain yang bisa dijadikan pepes adalah jamur. Jamur yang umum dimasak pepes adalah jenis jamur tiram. Tekstur jamur tiram setelah dimasak berubah menjadi kenyal layaknya daging. Itulah sebabnya jamur satu ini cocok juga jika dimasak dengan cara pepes.

Sama seperti mengolah bahan pepes lainnya, jamur perlu dicuci sampai bersih sebelum dicampur dengan bumbu halus dan daun-daunan aromatik. Untuk mengukusnya pun hanya memerlukan waktu 20 menit saja.

  1. Pepes telur asin

Telur asin ternyata juga bisa dibuat pepes. Selain ditambah bumbu halus layaknya pepes pada umumnya, khusus telur asin bisa ditambah dengan santan saat dikukus dalam daun pisang agar rasanya semakin nikmat.

Pepes satu ini bisa jadi alternatif olahan pepes yang kreatif, jika kamu bosan dengan olahan pepes yang itu-itu saja.

  1. Pepes teri nasi

Teri adalah salah satu jenis ikan yang lezat ketika diolah jadi beragam sajian. Saat digoreng, ikan teri punya tekstur yang renyah. Tapi jika diolah jadi pepes, teri akan memiliki daging yang lunak dan menyerap bumbu.

Rasa gurih alami dari ikan teri berpadu dengan bumbu dan aroma khas pepes membuat menu satu ini tak kalah nikmat dengan pepes ikan mas ataupun ayam.

Untuk membuatnya pun sama seperti pepes pada umumnya. Cukup campurkan ikan teri dengan bumbu halus dan rempah aromatik lainnya.

  1. Pepes nasi

Biasanya, pepes menjadi bagian dari lauk ketika makan. Namun, kini banyak yang menjadikan pepes sebagai menu utama atau sumber karbohidrat. Tidak hanya daging dan sayur yang dipepes, nasi pun juga dapat dipepes bersama lauk dan bumbunya.

Nasi harus diberi bumbu terlebih dulu menggunakan santan, parutan kelapa, daun salam, dan serai. Bahan-bahan tersebut langsung dimasukkan saat menanak nasi. Nasi yang sudah matang kemudian dicampur dengan lauk-pauk sesuai selera, yang sudah diberi bumbu khas pepes.

Nasi sekaligus lauknya dibungkus dalam daun pisang kemudian dibakar hingga siap disantap. Bisa dikatakan, pepes nasi ini adalah gabungan dari nasi liwet dengan lauk yang dipepes.

Editor : Bayu Putra
#varian #pepes ikan #pepes #daun pisang #jawa barat #makanan tradisional