Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

7 Tokoh yang Diduga Memiliki Sifat Narsistik: Dari Penguasa hingga Selebritas

Abdul Hamid Dhaifullah • Sabtu, 5 April 2025 | 11:00 WIB
Foto donald trump dengan latar bendera amerika yang samar-samar. (pinterest.com)
Foto donald trump dengan latar bendera amerika yang samar-samar. (pinterest.com)

JP Bogor – Istilah "narsistik" semakin sering kita dengar—terutama di era media sosial, di mana sorotan, validasi, dan citra diri menjadi bagian penting dari kehidupan banyak orang. Namun, narsisme sebagai gangguan kepribadian (Narcissistic Personality Disorder/NPD) bukan hanya soal suka tampil atau percaya diri. Ini adalah kondisi psikologis serius yang ditandai dengan kebutuhan berlebihan untuk dikagumi, rasa superioritas yang kuat, dan minimnya empati terhadap orang lain.

 Beberapa tokoh terkenal—baik dari dunia politik, hiburan, maupun sejarah—telah menunjukkan pola perilaku yang sangat mencerminkan karakteristik ini. Meskipun tentu kita tidak bisa mendiagnosis seseorang tanpa evaluasi profesional, banyak psikolog dan pengamat sepakat bahwa figur-figur berikut memiliki karakteristik yang sangat dekat dengan NPD.

Menurut informasi yang dikutip dari situs happierhuman.com dan healthyplace.com, berikut adalah daftar tujuh tokoh yang sering disebut sebagai contoh narsisme dalam skala besar:

1. Donald Trump – Ketika Kekuasaan dan Pengakuan Menjadi Prioritas

Mantan Presiden AS dan Presiden AS menjabat saat ini sering dianggap sebagai representasi dari narsisme yang muluk-muluk. Dari cara ia merespons kritik, gaya bicaranya yang melebih-lebihkan pencapaian, hingga kebiasaannya mendominasi ruang publik, banyak ciri khas narsistik muncul dalam perilakunya.

2. Elon Musk – Antara Ambisi Besar dan Kebutuhan Akan Kekaguman

Sebagai tokoh teknologi dan inovasi, Elon dikenal karena ide-idenya yang revolusioner. Namun, perilakunya yang kontroversial, kesulitan menerima kritik, dan kecenderungan untuk selalu ingin menjadi pusat perhatian membuat banyak orang mempertanyakan sisi narsistik dalam dirinya.

3. Kim Kardashian – Konstruksi Diri di Era Media Sosial

Kim membangun citra publik yang sangat terkontrol. Ia selalu terlihat "sempurna" dan tampaknya mengandalkan validasi eksternal sebagai bagian dari identitas dirinya. Dalam budaya kontemporer, ia menjadi simbol dari narsisme yang dibentuk oleh media dan konsumsi visual.

4. Kanye West – Keyakinan Diri yang Mendekati Delusi

Kanye (sekarang dikenal sebagai Ye) tidak pernah ragu menyebut dirinya sebagai jenius atau bahkan tokoh mesianis. Sering kali, ia menunjukkan sikap superior yang ekstrem dan keyakinan bahwa hanya dia yang mampu memahami atau menciptakan "kebenaran" dalam dunia seni dan budaya.

5. Mariah Carey – Persona Diva yang Dikurasi Ketat

Baca Juga: 2 Arena Padel di Bogor yang Lagi Hits, Wajib Coba untuk Seru-Seruan!

Sebagai penyanyi legendaris, Mariah sangat menjaga citranya. Ia dikenal perfeksionis, sulit diajak kompromi, dan menempatkan dirinya dalam posisi pusat yang hampir tidak tergantikan. Banyak yang menilai perilakunya mencerminkan narsisme dalam bentuk yang sangat subtil namun konsisten.

6. Steve Jobs – Karisma Besar yang Kadang Menutup Empati

Jobs adalah tokoh visioner, tetapi juga dikenal sebagai sosok yang kaku, keras, dan manipulatif terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia sering memaksakan visinya dengan cara yang sangat dominan, menunjukkan ciri kontrol dan superioritas yang khas dalam narsisme.

7. Kim Jong-un – Pemujaan Diri yang Diinstitusikan

Pemimpin Korea Utara ini menciptakan sistem pemerintahan yang dibangun di atas pemujaan terhadap dirinya. Segala simbol, narasi sejarah, dan pendidikan publik diarahkan untuk memperkuat citra dirinya sebagai pemimpin yang tak tergantikan. Ini adalah narsisme dalam bentuk paling ekstrem. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#narsis #narsisme #NPD #Tokoh