Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Festival Jatigede 2025, Paralayang Dunia hingga Street Food Meriahkan Sumedang

Dhimas Ginanjar • Selasa, 15 Juli 2025 | 12:55 WIB

 

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta pada Selasa (8/7/2025).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta pada Selasa (8/7/2025).

JawaPos.com – Kabupaten Sumedang tengah bersiap menjadi tuan rumah berbagai acara berskala nasional dan internasional pada September 2025 mendatang. Mulai dari Kejuaraan Dunia Paralayang hingga festival-festival kreatif siap digelar dalam rangka mengangkat potensi wisata dan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut antara lain Jatigede Run, Festival Kuda Renggong Kolosal, hingga Street Food Festival. Seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di kawasan Jatigede dan akan dirangkaikan pula dengan peresmian Jalan Lingkar Utara Jatigede yang baru selesai dibangun.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat melakukan koordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta pada Selasa (8/7). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan langsung seluruh agenda kepada Menparekraf Teuku Riefky Harsya.

"Di hadapan Pak Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di kantornya, kami bahas agenda festival ekonomi kreatif. Pak Menteri Ekraf siap hadir," ujar Bupati.

Tak hanya Menparekraf, sejumlah pejabat negara lain juga dijadwalkan akan hadir dalam gelaran akbar ini. Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap kehadiran tokoh-tokoh nasional akan memberikan dorongan besar bagi kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

"Rencananya, acara ini juga akan dihadiri oleh Pak Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Pak Menteri PU Dody Hanggodo," imbuhnya.

Menurut Bupati, Pemkab Sumedang telah memulai proses pemantapan teknis dan logistik untuk menyambut para tamu dari dalam dan luar negeri. Kehadiran para atlet paralayang dunia, pelari, dan pelaku UMKM diprediksi akan membawa dampak ekonomi yang signifikan.

"Rangkaian kegiatan ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari dan diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal serta menarik ribuan wisatawan ke Kabupaten Sumedang," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar ajang olahraga atau pertunjukan budaya semata. Event tersebut menjadi bagian dari strategi promosi global untuk menjadikan Sumedang sebagai simpul penting dalam peta pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Barat.

"Event ini bukan hanya soal olahraga dan hiburan. Ini adalah momentum promosi besar-besaran Sumedang ke dunia," pungkasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar
#street food #paralayang