JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tegas melarang sekolah di Jabar untuk mengadakan study tour hingga wisuda berbayar. Tujuannya agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial.
"Kenapa sekolah enggak boleh sama saya bikin study tour. Kenapa? kasian. Walaupun tidak diwajibkan, anak kita tersiksa itu. Orang pergi piknik, study tour, (dia) nggak kebawa, melamun hidupnya minder," kata Dedi Mulyadi di Bekasi, dilansir dari akun YouTube Humas Jabar, Rabu (26/5).
Dia menyatakan, daripada menyebabkan anak-anak yang kurang mampu merasa minder, ingin ikut piknik, lalu memaksa orang tua, lebih baik study tour ditiadakan. Sementara, orang kaya bisa melakukan study tour tanpa melibatkan sekolah.
Di sisi lain, Dedi juga menyinggung penyelenggaraan wisuda yang mengharuskan siswa membayar untuk mengikutinya.
"Orang miskin nanti tidak bisa ngikutin gayanya orang kaya. Akhirnya banyak anak-anak orang miskin bergaya orang kaya," imbuh Dedi.
Editor : Bayu Putra