JP Bogor – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat ini sudah menjadi magnet bagi masyarakat Jawa Barat maupun nasional.
Dedi Mulyadi juga tak segan turun langsung dan menyapa masyarakat saat dia sedang berkunjung ke manapun.
Namun, ada waktu-waktu tertentu di mana Dedi akan berubah menjadi sosok yang cuek, bahkan mungkin akan dicap sombong karena enggan menyapa masyarakat.
Dedi Mulyadi punya aktivitas rutin nyaris setiap pagi, yakni berolahraga menyusuri jalanan di sekitar kediaman pribadinya di Lembur Pakuan, Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang.
Nah, di saat itulah, dia akan fokus dengan aktivitasnya dan tidak akan menghiraukan siapapun yang ada di sekitarnya.
Dedi meminta masyarakat agar memberinya waktu dan ruang untuk dirinya sendiri, terutama dalam menjaga kesehatan.
Dedi juga meminta maaf jika dia tidak akan melayani permintaan berfoto atau meladeni pertanyaan masyarakat ketika berolahraga.
"Mohon maaf ya, pada siapapun yang sering bertemu dengan saya pada saat pagi. Saya bersepeda dan mendengarkan musik. Pada saat bersepeda itu kadang saya seperti kelihatan sombong, jujur aja saya memang lagi sombong," ucap Dedi Mulyadi melalui Instagram @dedimulyadi71.
Dedi mengatakan, hal itu dia lakukan demi dirinya sendiri agar bisa relaksasi menikmati waktu, di mana jam itu hanya untuk dirinya sendiri. Yakni mulai pukul 05.00–08.00 pagi serta Minggu bisa sampai pukul 10.00 pagi.
Di luar jam tersebut, kata Dedi, dirinya tidak lagi melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri, melainkan menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah yang melayani masyarakat.
"Karena di luar itu bukan untuk diri saya sendiri, saya untuk banyak orang. Tetapi kan saya melayani orang lain itu juga diri saya harus sehat," ungkapnya.
Sebab, jika dia tidak sehat atau jatuh sakit, akan mempengaruhi tugasnya sebagai gubernur karena tidak maksimal melayani warganya.
"Saya tidak mungkin berpikir, bertindak untuk kepentingan orang lain tidak dalam keadaan sehat, untuk itu mohon pada semuanya maaf banget kalau saya sombong, kalau saya angkuh, kalau saya cuek pada saat jam (tertentu). Memang jam itu untuk jam diri saya sendiri demi kesehatan diri saya dan badan saya yang sehat," jelas mantan Bupati Purwakarta itu.
Editor : Bayu Putra