Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Pekerja Protes Penutupan Tambang Galian C di Gunung Kuda Cirebon, Dedi Mulyadi: Orang Lain Nangis Keluarga Kehilangan Nyawa!

Bayu Putra • Senin, 2 Juni 2025 | 13:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadapi pekerja tambang Gunung Kuda Cirebon yang protes. (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadapi pekerja tambang Gunung Kuda Cirebon yang protes. (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

JP Bogor – Sejumlah pekerja tambang di Galian C Gunung Kuda Cirebon menghampiri Dedi Mulyadi yang baru saja meninjau lokasi longsor di tambang itu. Mereka mengeluhkan keputusan pencabutan izin pertambangan.

"Pak, kami sebagai kuli tambang," ucap salah satu pekerja tambang. Keputusan itu, menurut para pekerja, membuat mereka kehilangan pekerjaan.

Menanggapi hal itu, Dedi menjelaskan bahwa ia harus menyelesaikan problem pertambangan yang longsor. "Kan musibah. Kalau sekarang saya harus menyelesaikan yang besar dulu," ungkapnya.

Menurut Dedi, pekerja tambang nantinya bisa mendapatkan pekerjaan yang serupa seperti di pertambangan Gunung Kuda Cirebon.

"Kuli kan bapak bisa ganti, kuli bangunan, kuli nyangkul, kuli tenaga kebersihan. Banyak pekerjaan. Bapak nangis karena kehilangan pekerjaan, orang lain nangis karena kehilangan nyawa Pak," lanjut Dedi.

Pekerja tambang mengungkapkan, penghasilannya selama ini dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. "Buat makan Pak," ujar pekerja tambang.

"Iya, buat makan juga. Tapi kalau meninggal mau apa?" jawab Dedi.

Dia lantas menjabarkan,penghasilan yang diterima pekerja tambang di wilayah tersebut. "Kuli dapatnya berapa pertambangan. Kan saya dulu, udah nanya satu-satu, Rp 100 ribu, Rp 150 ribu," jelasnya.

Dedi Mulyadi mengingatkan, keluarga yang ditinggalkan oleh korban meninggal akibat longsor tidak ditanggung oleh penambang lain.

"Sekarang gini, keluarga yang ditinggalkan mungkin 21 orang. Siapa yang menanggung? Yang nambangnya nanggung engga? Pemerintah lagi Pak," imbuhnya.

"Nanti diperhatikan Pak, sudah didata semua," timpal Sekda Jabar Herman Suryatman kepada para pekerja tambang tersebut.

 

Editor : Bayu Putra
#kehilangan nyawa #protes #galian c #nangis #pekerja #Gunung Kuda Cirebon #keluarga #Penutupan Tambang #dedi mulyadi