Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Seleksi Ketat, 11.765 Daftar, 119 Lolos: Kapolri Dukung SMA Kemala Taruna Bhayangkara Jadi Sekolah Unggulan

Dhimas Ginanjar • Senin, 19 Mei 2025 | 02:16 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat berbicara di SMA Taruna Kemala Bhayangkara. (Mabes Polri)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat berbicara di SMA Taruna Kemala Bhayangkara. (Mabes Polri)

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar silaturahmi dengan 119 siswa terpilih angkatan pertama SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Minggu (18/5). Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa sekolah ini merupakan bentuk kontribusi Polri untuk menghadirkan pendidikan berkualitas demi mencetak SDM unggul di Indonesia.

“Hari ini kami bisa ikut bergabung untuk mewujudkan apa yang menjadi program Bapak Presiden yaitu bagaimana kita mewujudkan kualitas SDM unggul dan salah satunya melalui bagaimana kita mendorong dan membangun sekolah unggulan,” ujar Sigit kepada wartawan.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibentuk melalui kolaborasi tiga yayasan besar: Yayasan Kemala Bhayangkari, Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara, dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. Sekolah ini berdiri di atas lahan 13,5 hektare di Gunung Sindur, Bogor, dengan fasilitas modern dan lengkap.

Menurut Jenderal Sigit, proses seleksi penerimaan siswa dilakukan secara ketat dan transparan. Dari 11.765 calon peserta, hanya 119 yang terpilih tanpa ada intervensi dari pihak manapun, termasuk dirinya sebagai pimpinan Polri.

“Artinya yang terpilih ini semuanya adalah karena hasil sendiri dan terpilih dari anak-anak terbaik bangsa Indonesia. Karena ini memang diselenggarakan test-nya hampir di 38 provinsi,” jelas Sigit.

Ia mengingatkan agar para siswa serius menjalani pendidikan karena mereka dipersiapkan menjadi generasi pemimpin masa depan Indonesia. Tahun 2045 menjadi target besar untuk mencetak aktor utama dalam mewujudkan Indonesia Emas.

“Ini betul-betul bisa kita persiapkan menjadi generasi calon pemimpin-pemimpin masa depan. Mereka adalah penggerak dalam mewujudkan Indonesia Emas dan pemimpin-pemimpin di depan,” tegasnya.

SMA ini menganut sistem Need Blind Admission, di mana kemampuan finansial tidak menjadi syarat seleksi. Semua siswa yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh. Seleksi meliputi akademik, psikologi, kesehatan, dan jasmani.

Tahun ajaran perdana akan dilaksanakan di Global Darussalam Academy, Yogyakarta, hingga gedung utama di Gunung Sindur selesai dibangun. Hal ini dilakukan agar proses belajar tidak tertunda.

Silaturahmi ini juga menjadi ajang penguatan kolaborasi antara yayasan, sekolah, siswa, dan orang tua. Harapannya, kerja sama ini dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya SDM unggul untuk masa depan bangsa.

Editor : Dhimas Ginanjar
#yogyakarta #bhayangkara #sma