Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Dedi Mulyadi Tantang Pihak yang Komentar Miring Soal Pengiriman Siswa Bermasalah ke Barak Militer: Keliling Deh di Bogor Jam 12 Malam, Kalau Berani

Bayu Putra • Sabtu, 3 Mei 2025 | 22:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Tim Media KDM)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Tim Media KDM)

JP Bogor – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyinggung program pengiriman siswa bermasalah ke barak militer, saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5) di Bandung.

Dalam kesempatan itu, Dedi menceritakan kasus kekerasan yang dilakukan salah satu siswa SMP di Jawa Barat kepada anggota keluarganya hingga meninggal dunia.

"Pertanyaannya, siapa yang bisa menyelesaikan ini. Orang tuanya tidak sanggup," ungkap Dedi kepada para peserta upacara, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.

Dia juga menyinggung soal tentang komentar miring yang kerap dilontarkan berbagai pihak terkait solusi kenakalan remaja di Jabar. "Apakah cukup hanya diamati, apakah cukup dikomentari?" tanyanya.

Dedi lalu menantang pihak-pihak yang kerap memberikan komentar miring untuk berkeliling di beberapa lokasi di Jawa Barat.

"Bagi mereka yang rajin memberikan komentar. Coba, jam 12 malam naik motor sendiri, nanti keliling deh di Tasik jam 12 malam naik motor," ujarnya.

Atau, lanjut Dedi, berkeliling di Cirebon Depok, atau Bogor jam 12 malam naik motor. "Keliling di Karawang, coba. Kalau berani. Kenapa? Sudah serem," tambahnya.

Dedi menuturkan, sudah mulai bermunculan dukungan publik yang luar biasa terkait kebijakan mengirimkan anak untuk menjalani pendidikan di kompleks milliter.

"Hari ini sudah banyak yang berkomentar. 'Pak, apakah boleh anak saya walau nakalnya dikit untuk dididik agar bangunnya agak pagi'," ceritanya.

Tidak hanya itu, Dedi membeberkan salah satu komentar yang berasal dari Jawa Timur.

"Ada yang komentar, 'Pagi ini anak saya biasanya malas bangun, saya lihatin video ini, sekarang sudah mulai rajin. Pagi-pagi udah bangun, karena takut didaftarin di Jawa Barat' padahal Jawa Timur," ungkapnya.

Menurut Dedi, masalah di Indonesia jika dengan pola-pola pendekatan yang hanya bicara terus-terusan, tidak akan selesai.

"Harus dengan tindakan yang nyata," pungkasnya.

 

Editor : Bayu Putra
#siswa bermasalah #jam 12 malam #keliling #barak militer #komentar miring #pengiriman #bogor #dedi mulyadi #tantang