JP Bogor – Air mata menetes di pipi tiga anak yatim piatu di Jawa Barat, saat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyambut mereka.
Tak sekadar menyambut, Dedi juga memberikan bantuan kepada mereka berupa modal beternak domba untuk bertahan hidup.
Bagi mereka, bantuan itu bukan sekadar materi. Tapi juga harapan baru untuk bangkit dan mandiri di tengah impitan hidup setelah kehilangan kedua orang tua mereka.
Tiga anak yatim piatu itu resmi kehilangan orang tuanya sejak 40 hari lalu, setelah ayahnya meninggal dunia.
Dalam percakapan yang penuh empati itu, Dedi menggali kondisi keluarga kecil tersebut. Sang kakak, yang kini menjadi tulang punggung, mengaku bekerja serabutan sebagai kuli pasar sejak putus sekolah.
Sementara adik-adiknya berusaha bertahan hidup di rumah warisan orang tua mereka yang sangat sederhana.
“Kamu kerjanya di kulipan-kulipasar sejak kapan?” tanya Dedi. “Oh, pas keluar sekolah ada yang ajak jadi kuli pasar," jawab si sulung.
Dedi pun tidak datang hanya untuk menghibur. Ia langsung memberikan Solusi berupa bantuan modal usaha ternak domba.
Tak tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi menanamkan semangat juang kepada ketiga anak itu agar mereka tidak tumbuh menjadi pribadi yang bergantung pada belas kasihan orang lain.
“Kamu tuh kan sudah yatim piatu. Ya kan? Anak yatim piatu bukan berarti berharap pada kebaikan orang. Bener nggak? Karena orang yang hidup dari orang kasihan sama kita, tidak akan pernah kita mengasih. Ya kan? Tapi, kita harus bisa mengubah diri kita. Mengubah kesusahan menjadi kesenangan," bebernya.
Mantan Bupati Purwakarta itu pun menjelaskan skema bantuan modal dengan detail. Menunjukkan bahwa ini bukan sekadar bantuan simbolik, tapi perhitungan riil untuk usaha yang berkelanjutan.
“Kalau anak domba bikang, saya tambah ya. Domba bikang, 6 alus, 2 jutaan. Beli 2, domba bikangnya, jalunya hiji. Jadi totalnya kebutuhanan 7 juta. Terus saya kasih 7 juta. Yakin dikerjakan, sepenuh hati, ikhlas, penuh dengan harapan kamu bisa maju hidup," tuturnya.
Tak lama kemudian, Dedi menambahkan bantuan menjadi Rp 12 juta agar cukup untuk memulai usaha ternak secara layak.
Di akhir pertemuan, ketiganya memeluk erat Dedi Mulyadi sambil terisak, mengucap terima kasih dengan suara tertahan.
Editor : Bayu Putra