JP Bogor – Masa libur panjang umumnya membuat kawasan wisata Puncak Bogor semakin ramai dengan kunjungan wisatawan, baik dari dalam dan luar Bogor. Termasuk menjelang libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek yang kali ini berdekatan.
Sejak pagi hari ini (25/1), sudah ada 7.000 kendaraan yang memasuki kawasan wisata Puncak Bogor. Namun, belakangan ini banyak keluhan dari wisatawan yang akan berkunjung ke Puncak Bogor terkait joki jalanan atau pak ogah.
Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu ada joki yang menawarkan untuk membantu perjalanan wisata ke Puncak Bogor melalui jalan alternatif, namun menggetok harga tinggi.
Menanggapi itu, Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli untuk mengecek keberadaan para joki tersebut.
"Untuk joki jalanan, Polres Bogor sudah melaksanakan patroli baik di jalur Puncak Bogor maupun sampai dengan jalur-jalur alternatif," kata Akp Rizky Sabtu (25/1) sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
Menurut Rizky, patroli itu dilakukan agar tidak kembali muncul joki jalanan atau pak ogah yang kerap dikeluhkan wisatawan. "Memang kita selalu berpatroli agar mengantisipasi kejadian yang seperti kemarin. Jangan sampai ada joki-joki yang nembak harga," jelas dia.
Dia memastikan, bila masih mendapati joki jalanan, maka akan dilakukan penangkapan. "Diproses, ada Polsek di situ, ada Satreskrim juga yang ikut melaksanakan pengamanan itu," pungkasnya.
Editor : Bayu Putra