Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Kemendukbangga Gandeng BGN, Kini Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita juga Dapat Makan Bergizi Gratis

Bayu Putra • Senin, 20 Januari 2025 | 14:31 WIB
Mendukbangga Wihaji memberikan Paket Makan Bergizi Gratis pada balita di Tanah Sareal, Kota Bogor. (Reka Faturachman/Radar Bogor)
Mendukbangga Wihaji memberikan Paket Makan Bergizi Gratis pada balita di Tanah Sareal, Kota Bogor. (Reka Faturachman/Radar Bogor)

JP Bogor – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Badan Gizi Nasional (BGN) menandatangani kerja sama Program Makan Bergizi Gratis, Senin (20/1).

Kerja sama itu terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Mendukbangga Wihaji menjelaskan, kerja sama itu untuk memastikan Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo bisa berjalan lancar.

Dalam MoU ini, Kemendukbangga membantu BGN dalam proses pendistribusian MBG untuk ibu hamil, menyusui, dan balita.

"Karena kami punya tim pendamping keluarga dan kader keluarga berencana (KB) untuk memastikan mereka menerima MBG dengan lancar," ujarnya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal kota Bogor, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.

Selain distribusi, Kemendukbangga juga berperan dalam menyiapkan data penerima manfaat MBG, edukasi, serta hal-hal teknis lain dalam program MBG ini.

Wihaji menyebut pihaknya bersemangat membantu Program MBG. Karena program ini juga bermanfaat dalam penanganan stunting yang tengah menjadi fokus kementeriannya.

"Program ini juga bisa menangani dan mencegah adanya kasus stunting. Nanti akan kami evaluasi para penerima manfaat setelah mendapat asupan gizi dari program ini. Kami akan ukur tinggi badan dan berat badan anak-anak bekerja sama dengan Posyandu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, kerja sama dan kolaborasi yang terjalin diharapkan bisa memastikan pemenuhan gizi pada ibu hamil, menyusui, dan balita semakin tepat sasaran, efektif, dan tidak mubazir.

"Karena untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, makanannya harus dikirim ke alamat masing masing. Untuk itu kami kerja sama dengan Kemendukbangga agar pendataan, penyaluran, pendampingan serta pengawasan program ini berjalan baik," jelasnya.

Dadan menjelaskan, dalam melaksanakan Program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, pihaknya tidak akan membangun infrastruktur baru. melainkan memanfaatkan infrastruktur yang ada. Mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Posyandu, Bidan Desa, dan Puskesmas.

Usai penandatanganan kerja sama, pertemuan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan penyaluran MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Posyandu Kenari di Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf. Dwi Agung Prihanto mengatakan, pelaksanaan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kota Bogor baru diterima oleh 334 orang penerima manfaat.

Terdiri dari 14 ibu hamil, 84 ibu menyusui, dan 200 anak balita (di luar PAUD). Paket makan bergizi gratis yang diberikan berasal dari SPPG Tanah Sareal (Tansa).

"Baru SPPG Tansa saja yang beroperasi untuk Program MBG Khusus ini. Nanti tidak hanya ini saja. Setelah MoU ini akan berkembang dilakukan SPPG lain, menyasar Posyandu lain, dan menjangkau ibu hamil lain," terang Dwi.

Baca Juga: Bus Listrik Rute Bambu Kuning–Tugu Pancakarsa Kabupaten Bogor Disukai Warga, Dewan Dorong Tambah Armada

 

Editor : Bayu Putra
#Makan Bergizi Gratis #Gandeng #kemendukbangga #ibu hamil #ibu menyusui #Dapat #balita #BGN