JP Bogor – Viralnya kasus dugaan penggelapan dana Program indonesia Pintar (PIP) di SDN Pingku 03, Desa Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, sejauh ini tampak tidak berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sekolah itu.
Dilansir dari radar Bogor, sekolah itu nampak riuh seperti biasanya Rabu (8/1) siang. Sebagian siswa terlihat bersiap untuk pulang.
Tak ada yang berubah pada suasana belajar di SDN Pingku 03. Seluruhnya terlihat berjalan normal. Tidak tampak kesan bahwa sekolah tersebut viral di media sosial terkait dugaan penggelapan dana PIP.
Pantauan Radar Bogor, para siswa terlihat belajar seperti biasa. Tidak ada orang tua yang datang menagih uang PIP ke SDN Pingku 03 hari ini. Semua hal tentang PIP sudah diselesaikan setelah viral.
"Saat ini seperti biasa, semua sudah diselesaikan," kata Kepala SDN Pingku 03 Muhadi kepada Radar Bogor Rabu (8/1).
Ia menuturkan, seluruh uang PIP sudah diserahkan kepada orang tua siswa. Baik yang masih bersekolah di SDN Pingku 03 maupun yang sudah lulus. "Sudah semua," paparnya.
Ia mengatakan, ada 260 penerima PIP di sekolah itu. Beberapa di antaranya sudah lulus. Menurut Muhadi, nominal uang PIP yang sudah diserahkan kepada para orang tua mencapai ratusan juta rupiah. "Sudah semua, Rp 170 juta," akunya.
Kasus dugaan penggelapan PIP itu mencuat setelah adanya postingan orang tua siswa SDN Pingku 03 Parung Panjang Bogor, yang sudah lulus sekolah.
Kala itu, orang tua alumnus tersebut hendak membuka rekening tabungan untuk anaknya. Namun, saat hendak membuka rekening tabungan,ditolak oleh pihak bank.
Setelah ditelusuri, ternyata sang anak sudah memiliki tabungan di bank itu dan terdaftar sebagai penerima PIP. Orang tua yang tak tau menahu bahwa anaknya menjadi penerima PIP itu langsung menanyakan ke SDN Pingku 03 Parung Panjang Bogor soal dana tersebut.
Usai viral, pihak sekolah melakukan mediasi dengan orang tua siswa penerima PIP. Dari hasil mediasi, kepala sekolah menyerahkan uang PIP kepada para orang tua siswa.
Saanah, salah satu orang tua siswa penerima PIP mengatakan, dirinya datang ke sekolah meminta haknya. Kata dia, pihak sekolah sudah menyerahkan uang PIP milik anaknya itu kepadanya. "Sudah dibagikan. Sudah diterima Rp 450 ribu. Semoga lancar ke depannya, dapat lagi," ucapnya.
Editor : Bayu Putra