JP Bogor – Polresta Bogor Kota memastikan memastikan perayaan Natal tahun ini akan berjalan aman tanpa gangguan.
Untuk menjamin hal tersebut, Polresta Bogor Kota akan menerapkan sejumlah strategi pengamanan, termasuk sterilisasi dan penempatan petugas di gereja.
Kapolresta Bogor Kota Kombespol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Korps Brimob akan berkoordinasi dengan pengurus gereja terkait dengan sterilisasi area.
“Ya nanti ada dari Jihandak Brimob, berkoordinasi dengan pengurus dan pengamanan internal gereja. Kemudian dilakukan sterilisasi dan disisir,” kata Bismo, Jumat (20/12) sebagaimana dilansir dari Antara.
Untuk pengamanan, kata Bismo, pihaknya akan menempatkan penjagaan di setiap gereja. Baik dari untusr TNI-Polri hingga organisasi masyarakat keagamaan, sebagai wujud toleransi umat beragama di Kota Bogor.
“Pelaksanaan operasi ini dimulai besok 21 Desember 2024 sampai tanggal 2 Januari 2025 atau selama 13 hari,” jelasnya.
Selain itu, Bismo juga mengimbau pihak gereja agar menggunakan CCTV dan metal detector atau detektor logam sebagai langkah antisipasi agar pelaksanaan ibadah agar berjalan lancar.
“Kalau ada pengunjung yang dicurigai, jangan sungkan untuk bertanya. Karena itu bagian dari kepedulian dan pencegahan terhadap hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Di samping itu, menurut dia sejauh ini belum ada indikasi penolakan yang dikhawatirkan terjadi di tempat beribadah umat Kristiani jelang misa Natal.
“Sementara aman dan alhamdulillah situasi kondusif, jadi tidak ada penolakan. Bhabinkamtibmas juga terus memonitor dan kita bekerja sama dengan baik dengan MUI, FKUB, dan para tokoh agama,” imbuh Bismo.
Editor : Bayu Putra