JP Bogor – Moda transportasi publik di Kabupaten Bogor resmi bertambah. Itu setelah dua unit bus listrik gratis yang disediakan pemkab Bogor resmi mengaspal Selasa (17/12) lalu. Bus listrik ini memiliki kapasitas masing-masing sebanyak 28 orang.
Bus listrik ini akan melayani koridor Bambu Kuning–Bojong Gede–Tugu Pancakarsa Sentul–Jalan Tegar Beriman–Simpang Daralon–Jalan Edi Yoso–Stadion Pakansari–Simpang Kandang Roda dan Jalan Alternatif Sentul, dengan panjang kurang lebih 12 Kilometer.
Peluncuran bus tersebut dilaksanakan di Lapangan Tegar Beriman. Bus Listrik ini akan beroperasi secara gratis mulai pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB dengan dengan waktu tunggu sekitar 30 menit.
Dalam acara peluncuran tersebut, Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri mengimbau agar warga, termasuk pelajar memanfaatkan bus listrik ini untuk mobilitas sehari-hari.
Selain itu, Bachril juga menuturkan bahwa peluncuran fasilitas bus listrik ini juga menjadi upaya Pemkab Bogor mengurangi polusi udara dan emisi karbon dari kendaraan pribadi.
“Mari kita gunakan untuk menjaga lingkungan kita agar polusi udara dan emisi bisa zero. Ada dua unit bus listrik, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita tambah,” ujar Bachril, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.
Apresiasi juga diberikan oleh Jenderal TNI (Purn) Moeldoko selaku Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) yang hadir dalam peresmian itu. Pemkab Bogor dinilai telah berhasil melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penggunaan kendaraan listrik.
Bagi Moeldoko, keberhasilan Pemkab Bogor harus ditiru oleh pemerintah daerah yang lain. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa terdapat berbagai manfaat yang bisa dirasakan dari keberadaan bus listrik ini.
Di antaranya lingkungan yang lebih bersih, pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM), serta upaya edukasi yang berharga bagi generasi muda.
“Saya berharap bisa disediakan tidak hanya untuk publik, tetapi juga anak sekolah. Sehingga anak sekolah lebih nyaman. Terimakasih kepada Pj Bupati Bogor, Pemkab Bogor, dan seluruh masyarakat,” ujar Moeldoko.
Dalam kesempatan yang sama, Kadishub Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menjelaskan bahwa bus listrik yang dinamakan Tegar Beriman ini adalah hasil produksi dalam negeri. Yakni PT Mobil Anak Bangsa. Bus ini merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Barat.
“Kami harap dengan adanya bus listrik ini menjadikan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan ini adalah cikal bakal dibukanya angkutan massal yang berbasis ramah lingkungan di Kabupaten Bogor,” ujar Agus.
Agus juga berharap agar ke depannya jumlah unit bus listrik di Kabupaten Bogor bisa bertambah, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
"Ini baru dua unit, mudah-mudahan bisa ditambah. Dan tentunya kami Dinas Perhubungan sambil melakukan evaluasi sekalian juga SDM-nya, soalnya kan untuk kendaraan bus listrik ini nggak sama," tutupnya.
Editor : Bayu Putra