Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

4 Tanda Kulit Dehidrasi karena Kurang Minum Air Putih, Jangan Abaikan!

Rabbany Wanadriani • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:15 WIB
Ilustrasi air minum (Magnific)
Ilustrasi air minum (Magnific)

JP Bogor - Kulit yang tampak lelah dan kering tidak selalu bisa diatasi dengan krim mahal. Sering kali, akar masalahnya justru berasal dari kebiasaan hidrasi Anda, bukan dari produk kosmetik.

Ketika Anda kurang minum air putih, kulit akan menunjukkan beberapa perubahan samar. Hal ini terjadi karena dua pertiga komponen tubuh manusia adalah air, termasuk yang terkandung dalam sel-sel kulit.

Begitu tubuh kekurangan cairan, lapisan terluar kulit adalah yang pertama kali kehilangan kelembapan. Seiring berjalannya waktu, dehidrasi kronis ini dapat mengganggu fungsi optimal kulit dan memicu penuaan dini.

Melansir dari EatingWell, berikut adalah empat tanda nyata bahwa Anda tidak cukup minum air putih.

Baca Juga: Enak dan Sehat, 5 Makanan Kaya Vitamin P Ini Ampuh Jaga Imun Tubuh

1. Kulit Terlihat Kusam

Tanda-tanda umum meliputi kulit kusam, warna kulit tidak merata, garis-garis halus, pengelupasan, bercak kering, dan berkurangnya elastisitas.

Perbedaan utamanya adalah ketika tanda-tanda ini disebabkan oleh dehidrasi, gejalanya dapat muncul dalam semalam.

Sel-sel kulit yang terhidrasi dengan baik menjadi lebih kenyal sehingga menghasilkan peningkatan yang nyata pada tekstur dan penampilan.

Bahkan satu atau dua hari hidrasi yang lebih baik dapat memperbaiki tampilan kulit yang kusam atau lelah.

Pelembap dan krim topikal efektif menghidrasi kulit dan mencegah kehilangan air.

Namun, minum air putih yang cukup membantu kulit berfungsi dengan baik dan mendukung pengiriman nutrisi ke sel-sel kulit.

2. Skin Barrier Melemah

Kulit adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap patogen berbahaya, radiasi UV, dan polutan.

Kekurangan hidrasi dapat melemahkan lapisan pelindung kulit atau skin barrier, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan penuaan dini.

Perawatan kulit yang tepat, makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur yang cukup membantu menjaga fungsi pelindung kulit.

3. Penyembuhan Lebih Lambat

Luka gores dan lecet mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh karena asupan cairan yang optimal sangat penting untuk regenerasi jaringan.

4. Suhu Tubuh yang Buruk

Saat terhidrasi, Anda dapat berkeringat dan mengarahkan aliran darah ke permukaan kulit untuk melepaskan panas.

Sebaliknya, dehidrasi mengurangi produksi keringat dan aliran darah ke kulit sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kepanasan.

Kesimpulannya, disarankan untuk memprioritaskan minuman tanpa pemanis seperti air putih, teh herbal, dan susu.

Jika Anda banyak berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat, pertimbangkan untuk menambahkan elektrolit ke dalam air minum agar tetap terhidrasi dengan baik.

Baca Juga: 5 Tanda Anda Terjebak Perilaku Boros dan Cara Mengatasinya demi Finansial Sehat

Editor : Candra Mega Sari
#kurang minum air putih #tanda #kulit