JP Bogor - Jika akhir-akhir ini Anda merasa tampilan wajah agak berubah, biasanya langsung menyalahkan stres, faktor usia, atau produk skincare yang tidak cocok. Padahal, nutrisi makanan juga punya pengaruh besar.
Protein itu punya tugas penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk kulit, rambut, dan otot-otot di wajah kita. Jadi, kalau Anda kekurangan asupan protein dalam waktu lama, perubahan itu akan mulai kelihatan jelas di muka.
Melansir dari Verywell Health, ada 4 perubahan pada wajah yang bisa jadi tanda jika tubuh Anda lagi kekurangan protein.
Baca Juga: Sedang Batuk Pilek? Hindari 7 Makanan Sehat Ini agar Saluran Napas Tak Makin Parah
1. Rambut Rontok
Salah satu tanda paling mencolok dari kadar protein rendah adalah perubahan pada rambut.
Folikel rambut sangat sensitif terhadap ketersediaan protein karena tidak dianggap sebagai jaringan vital sehingga tubuh akan mengurangi prioritasnya ketika asupan protein menurun.
Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan kerontokan rambut, peningkatan kerapuhan, atau tekstur rambut yang lebih kusam.
Sebagian alasannya adalah keratin, protein struktural utama yang membentuk rambut.
Ketika asupan protein rendah, tubuh memiliki lebih sedikit bahan pembangun untuk menjaga helaian rambut tetap kuat dan sehat, rambut bisa menjadi lebih rentan rontok.
2. Kulit Kering
Protein juga mendukung kolagen, membantu kulit tetap kencang dan elastis. Jika asupan protein secara konsisten terlalu rendah, produksi kolagen dapat melambat.
Kekurangan protein dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, lebih kering, dan meningkatkan visibilitas garis-garis halus.
3. Wajah Terlihat Cekung
Protein penting untuk menjaga massa otot. Jika Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi ini, tubuh akan mulai memecah jaringan otot untuk menghasilkan energi.
Pemecahan ini dapat memengaruhi struktur wajah.
Kehilangan massa otot akibat asupan protein yang tidak mencukupi memengaruhi wajah sama seperti memengaruhi bagian tubuh lainnya.
Tampilan cekung di sekitar pelipis dan pipi sering kali tidak begitu berkaitan dengan penuaan, melainkan disebabkan oleh hilangnya otot dan kolagen.
4. Pembengkakan
Dalam beberapa kasus, kadar protein yang rendah dapat menyebabkan pembengkakan.
Hal ini berkaitan dengan protein yang disebut albumin, yang bantu menjaga cairan tetap berada di tempatnya yakni di dalam pembuluh darah.
Ketika kadar albumin menurun, keseimbangan ini terganggu.
Cairan dapat bocor ke jaringan sekitarnya dan menumpuk di sana, yang dapat muncul sebagai pembengkakan.
Baca Juga: Tetap Bugar dan Berotot! Ini 7 Makanan Tinggi Protein untuk Menu Ramadhan
Editor : Candra Mega Sari