Penelitian mengungkapkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan ini dapat berdampak buruk bagi tubuh, mulai dari memicu kekurangan gizi hingga meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan fisik, kita disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan ultra proses.
Merujuk dari laman NDTV, berikut adalah lima langkah strategis untuk mengurangi makanan ultra proses dalam pola makan sehari-hari.
1. Masak di Rumah
Menyiapkan makanan dari awal memungkinkan Anda memilih bahan-bahan pilihan sehingga lebih mudah menghindari unsur-unsur olahan.
Mulailah dengan resep-resep sederhana dan nikmati prosesnya.
2. Pilih Makanan Utuh
Fokuslah pada pembelian makanan utuh, seperti buah-buahan segar, sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan protein rendah lemak. Makanan-makanan ini tidak banyak diolah dan lebih bergizi.
3. Baca Label
Saat membeli makanan kemasan, baca labelnya dengan saksama. Jika memungkinkan, hindari makanan yang mengandung banyak natrium, lemak trans, atau gula tambahan.
4. Makan Camilan dengan Bijak
Daripada mencari camilan olahan, sediakan camilan sehat, seperti buah segar, yoghurt, atau makanan buatan sendiri.
5. Buat Rencana Makan
Menyusun rencana makan mingguan dapat mencegah keputusan di menit-menit terakhir yang sering kali mendorong konsumsi makanan siap saji yang diproses secara berlebihan.
Buatlah daftar belanjaan dan pilih bahan-bahan utuh.
Baca Juga: Sakit Perut saat Puasa? Ini 6 Cara Mengatasinya Tanpa Harus Batal
Editor : Candra Mega Sari