Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

5 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Obat

Rabbany Wanadriani • Jumat, 15 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi jus anggur. (Pexels/Srattha Nualsate)
Ilustrasi jus anggur. (Pexels/Srattha Nualsate)

JP Bogor – Saat mengonsumsi obat, sering kali kita tidak memikirkan dampak dari makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari.

Padahal, kombinasi tertentu bisa menimbulkan efek serius, mengubah cara kerja obat, atau memicu reaksi samping yang tidak diinginkan.

Agar terhindar dari risiko tersebut, penting untuk memahami bagaimana pola makan dapat memengaruhi kinerja obat yang sedang digunakan.

Beberapa jenis makanan dan minuman, bahkan buah yang umum dikonsumsi, dapat mengurangi manfaat obat atau membahayakan kesehatan.

Dilansir dari English Jagran, berikut lima makanan dan minuman yang perlu dihindari saat mengonsumsi obat.

1. Jus buah

Beberapa jus dapat memicu efek samping jika dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu.

Jus anggur, misalnya, dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan mengubah cara hati memproses obat. Demikian pula, jus grapefruit dapat bereaksi dengan statin dan penghambat saluran kalsium, sehingga berisiko mengganggu detak jantung, tekanan darah, dan kesehatan secara keseluruhan.

2. Jus cranberry

Jus cranberry dapat berisiko bila diminum bersamaan dengan warfarin, karena bisa mengganggu proses pembekuan darah, terutama pada orang lanjut usia.

Senyawa di dalamnya dapat menghambat enzim yang memecah warfarin sehingga memengaruhi efektivitasnya. Beberapa jenis sayuran juga bisa mengurangi efek warfarin, yang berpotensi meningkatkan risiko pembekuan darah.

3. Keju

Makanan yang kaya tiramin seperti keju dan daging olahan bisa berbahaya bagi orang yang mengonsumsi MAOI, sejenis obat antidepresan.

Kombinasi ini dapat memicu kenaikan tekanan darah secara tiba-tiba dan berisiko.

4. Sayuran silangan

Sayuran yang tinggi vitamin K seperti sayuran berdaun hijau dan sayuran silangan dapat mengurangi efektivitas terapi warfarin.

Perubahan drastis dalam pola makan juga bisa memengaruhi keamanan dan manfaat obat, sehingga berisiko menimbulkan masalah pembekuan darah atau efek samping lain.

5. Kopi

Minum kopi bersamaan dengan teofilin dapat meningkatkan risiko toksisitas obat karena keduanya mengandung xantin.

Hal ini bisa memperkuat efek stimulasi pada sistem saraf pusat dan memicu gejala seperti mual, sakit kepala, serta mudah marah, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam pengaturan konsumsi. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#obat #minuman #makanan