Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Sering Makan Mie Instan? Waspada, Ini 4 Bahaya Mengintai Tubuhmu!

Talitha Sakha Althafah • Kamis, 15 Mei 2025 | 20:30 WIB
Ilustrasi mie instan (Dok. Pexels)
Ilustrasi mie instan (Dok. Pexels)

JP Bogor - Seringkali ketika tidak punya banyak waktu, mie instan menjadi pilihan utama karena mudah dibuat, cepat disajikan, dan rasanya enak. Mie instan juga punya banyak varian rasa yang bikin kita enggak bosan, dan harganya yang terjangkau membuatnya bisa dinikmati semua kalangan.

Namun, mie instan memiliki kandungan sodium yang tinggi dan gizi yang kurang untuk tubuh, sehingga tidak disarankan dikonsumsi terlalu sering. Dilansir dari laman hellosehat.com dan alodokter.com, berikut adalah beberapa bahaya jika terlalu sering mengonsumsi mie instan:

1. Naiknya Tekanan Darah

Garam atau natrium yang merupakan bumbu dasar mie instan sangat tinggi. Asupan natrium harian yang disarankan tidak lebih dari 2.400 mg (setara 6 gram garam). Padahal, dalam satu bungkus mie instan saja, natrium yang terkandung bisa mencapai 890 mg. Ini belum ditambah dengan natrium dari makanan lain yang Anda makan hari itu, yang bisa membuat konsumsi natrium harian Anda berlebihan. Konsumsi natrium berlebihan ini dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, rusaknya pembuluh darah, dan penyakit kronis lainnya.

2. Obesitas

Lemak jenuh yang terkandung dalam mie instan cukup tinggi, mencapai 14 gram atau sekitar 40% dari kebutuhan lemak harian. Selain itu, kalorinya tinggi namun hanya sedikit gizi yang bisa diserap, sehingga ini tidak sebanding. Konsumsi kalori yang terlalu tinggi ini dapat meningkatkan risiko obesitas.

3. Penyakit Jantung

Kandungan natrium yang tinggi selain dapat menyebabkan naiknya tekanan darah juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Ditambah lagi, lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Jika kadar kolesterol tinggi dalam tubuh, dapat terjadi penyumbatan pembuluh darah yang jika dibiarkan bisa menyebabkan penyakit jantung hingga stroke.

4. Risiko Penyakit Liver

Dalam pembuatannya, mie instan melalui proses panjang sehingga mengandung pengawet dan zat aditif yang nantinya akan sulit dicerna oleh hati (liver), sebagai organ yang menyaring zat-zat berbahaya dan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh. Jika kita mengonsumsi mie instan terlalu banyak, ini akan membuat liver bekerja lebih keras dan liver juga akan mengalami kerusakan yang akhirnya lemak malah akan menumpuk.

Mie instan aman saja jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, sehingga Anda bisa mengonsumsinya jika memang dalam keadaan mendesak saat tidak ada waktu. Jika Anda ingin mengonsumsi mie instan dengan cara yang lebih sehat, Anda bisa menambahkan sumber protein dan serat seperti telur atau sayur ke dalamnya.

Editor : Candra Mega Sari
#risiko kesehatan #mie instan #bahaya