JP Bogor - Jamur enoki atau Flammulina velutipes merupakan salah satu jamur yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Jamur enoki juga merupakan jamur yang berasal dari Asia. Biasanya mereka ditanam di Jepang, Korea, dan Tiongkok, serta umum digunakan sebagai bahan masakan atau pengobatan tradisional.
Di Indonesia, jamur enoki belakangan ini sangat populer karena rasa dan teksturnya yang sangat unik. Orang Indonesia biasanya mengolah jamur enoki menjadi sayuran, gorengan, atau topping membuat soup. Ditambah lagi oleh kreatifitas masyarakat Indonesia yang menggabungkan jamur enoki dengan seblak.
Namun di balik rasa dan teksturnya yang unik, jamur enoki sempat viral karena disebut menjadi penyebab wabah listeria. Menurut penjelasan dari website halodoc.com, dulu, Kementerian Pertanian melalui pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan pernah memusnahkan produk jamur enoki yang beredar di pasaran.
Pada saat itu, jamur enoki dianggap menjadi penyebab mewabahnya penyakit listeria atau listeriosis. Jamur ini diyakini mengandung bakteri Listeria monocytogenes dan telah menyebabkan 4 orang meninggal dunia.
Namun, tidak semua jamur enoki mengandung bakteri Listeria monocytogenes. Mengutip dari situs hellosehat, jamur enoki justru memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah membantu melunakkan feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan berkat kandungan serat yang cukup tinggi di dalamnya.
Oleh karena itu, bagi kamu para penggemar jamur enoki, penting untuk selalu memperhatikan kebersihan dan keamanannya sebelum dikonsumsi. Pastikan untuk mencuci jamur dengan bersih sebelum dimasak, atau belilah dari tempat atau swalayan yang terpercaya dalam menjaga kualitas dan kebersihan sayurannya.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah