Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Panduan Lengkap Tata Cara Salat Idul Fitri untuk Persiapan Esok Hari

Abdul Hamid Dhaifullah • Minggu, 30 Maret 2025 | 19:05 WIB

Sekumpulan orang tengah melaksanakan salat berjamaah (Dok. Unplash)
Sekumpulan orang tengah melaksanakan salat berjamaah (Dok. Unplash)
JP Bogor - Genap sudah pelaksanaan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Rangkaian ibadah sebulan itu ditutup dengan melaksanakan ibadah salat Idul Fitri.

Adapun salat ini sebetulnya adalah ibadah sunnah yang dilakukan umat Islam pada pagi hari tanggal 1 Syawal sebagai bentuk syukur atas selesainya bulan Ramadhan.

Bagi umat muslim yang belum mengetahui tata cara pelaksanaan salat Idul Fitri, artikel ini memberikan panduan mengenai tata cara salat Idul Fitri beserta dalilnya, dikutip dari laman nu.or.id, kemenag.go.id, almanhaj.or.id. 

Hukum dan Keutamaan

Salat Idul Fitri merupakan sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi setiap Muslim, sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى»

"Dari Abu Sa'id Al-Khudri, ia berkata: 'Rasulullah SAW keluar pada Hari Idul Fitri dan Idul Adha menuju tanah lapang'." (HR. Bukhari & Muslim)

Waktu Pelaksanaan

Salat Idul Fitri dilakukan setelah matahari terbit sekitar 15-20 menit hingga sebelum masuk waktu salat Dzuhur.

Tata Cara Salat Idul Fitri 

1. Niat

Niat dilakukan dalam hati sebelum salat, misalnya:

"Ushalli sunnata 'idil fitri rak'ataini lillahi ta'ala."

Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Takbiratul Ihram

Mengangkat tangan sambil mengucapkan, "Allahu Akbar."

3. Takbir Tambahan

Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, mengucapkan takbir sebanyak 7 kali. Di antara setiap takbir tambahan, dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

"Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar."

Pada rakaat kedua, sebelum membaca Al-Fatihah, bertakbir sebanyak 5 kali dan membaca doa yang sama di sela-sela takbir.

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Setelah takbir, membaca Surah Al-Fatihah, lalu membaca surat pendek seperti Surah Al-A'la atau Surah Qaf, sebagaimana sunnah Rasulullah SAW.

5. Rukuk dan Sujud

Melakukan rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, kemudian bangkit ke rakaat kedua.

6. Takbir Tambahan pada Rakaat Kedua

Sebelum membaca Al-Fatihah, bertakbir sebanyak 5 kali.

7. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-Ghashiyah atau Surah Al-Qamar.

8. Rukuk, Sujud, dan Tasyahud Akhir

Melanjutkan salat seperti biasa hingga salam.

9. Khotbah

Setelah salat, khatib memberikan khutbah Idul Fitri yang berisi nasihat dan pesan keislaman.

Dalil dan Sumber

Dari Aisyah Radhiyallahu 'anha, ia berkata:

أَنَّ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم كَانَ يُكَبِّرُ فِي الْفِطْرِ وَالأَضْحَى : فِي الأُولَى سَبْعً تَكْبِيرَانِ، وَفِي الثَانِيَةِ خَمْسًاسِوَى تَكْبِيْرَتَيْ الرُّكُوْعِ

"Sesungguhnya Rasulullah SAW bertakbir dalam salat Idul Fitri dan Idul Adha, pada rakaat pertama sebanyak tujuh kali dan rakaat kedua lima kali, selain dua takbir ruku." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Al-Baihaqi)

Semoga panduan ini membantu dalam melaksanakan salat Idul Fitri dengan benar. Wallahu a'lam bish-shawab.

Editor : Candra Mega Sari
#panduan #tata cara salat idul fitri #salat idul fitri