JP Bogor - Bagi penderita anemia, mengonsumsi suplemen zat besi secara rutin sangat penting. Namun, beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti mual dan muntah setelah mengonsumsi tablet tambah darah. Jangan khawatir, karena ada berbagai sumber alami zat besi dari sayuran, daging, dan buah-buahan yang dapat menjadi alternatif.
Zat besi terbagi menjadi dua jenis, yaitu zat besi heme dan zat besi non-heme. Zat besi heme berasal dari produk hewani seperti daging sapi, ikan, dan unggas, yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Sementara itu, zat besi non-heme ditemukan dalam produk nabati seperti bayam, ubi jalar, brokoli, dan kacang polong.
Untuk meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, disarankan mengonsumsi makanan kaya vitamin C, seperti tomat, jeruk, dan paprika. Dengan begitu, individu yang menjalani pola makan vegetarian tetap dapat memenuhi kebutuhan zat besi tubuhnya.
Wanita yang sedang mengalami menstruasi memerlukan lebih banyak zat besi untuk menggantikan darah yang hilang selama siklus tersebut. Julia Zumpano, RD, LD, seorang ahli diet dari Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa "zat besi merupakan komponen utama hemoglobin, menjadikannya mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk mengangkut oksigen sehingga sel dapat menghasilkan energi."
Selain itu, zat besi juga berperan penting dalam pertumbuhan otak, produksi sel, serta keseimbangan hormon dalam tubuh. Oleh karena itu, pastikan asupan protein dalam menu harian selalu terpenuhi guna menjaga kesehatan secara optimal.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah