Keberagaman usia ini dapat berpengaruh terhadap ekspektasi dan kesalahpahaman saat bekerja. Untuk mencegah hal buruk terjadi karena keberagaman usia ini, diperlukan kepemimpinan yang baik sehingga komunikasi berjalan lancar. Penting untuk tidak membuat stereotip dengan karyawan yang berbeda generasi karena hal ini hanya akan memperkuat kesenjangan yang sudah ada.
Terlebih daripada stereotip saja, cara komunikasi juga menjadi suatu tantangan untuk keberagaman usia di tempat kerja. Nada bicara, formalitas, dan bahasa harus disesuaikan ketika berbicara apalagi ini ranah yang profesional. Namun, keragaman usia ini juga membawa perspektif yang lebih luas karena pandangan bisa dari 2 atau lebih generasi yang berbeda.
Konflik tidak selamanya buruk, ini juga bisa menjadi hal yang baik tergantung dengan bagaimana kita menanggapinya. Bekerja dengan generasi yang lebih muda mungkin akan menemukan beberapa tantangan, namun di sisi lain mereka juga bisa memberi ide-ide segar yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh generasi yang lebih tua. Ide tadi bisa dikombinasikan dengan pengalaman kerja bertahun-tahun yang dimiliki generasi tua sehingga menimbulkan inovasi baru.
Belajar untuk memahami, menerima pendapat, mendengarkan, mengajari generasi yang lebih muda mungkin akan membutuhkan waktu dan usaha, namun ini juga akan meningkatkan rasa empati. Potensi yang ada dalam diri generasi yang lebih muda jika dibimbing dengan baik maka mereka akan bekerja dengan efektif.
Editor : Candra Mega Sari