Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Cara Double Cleansing yang Tepat Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

Fawwaz Azizah • Sabtu, 1 Maret 2025 | 17:00 WIB
Ilustrasi seseorang membersihkan kulit wajah
Ilustrasi seseorang membersihkan kulit wajah

JP Bogor - Double cleansing adalah teknik perawatan kulit yang melibatkan mencuci wajah dua kali, pertama dengan pembersih berbahan dasar minyak untuk melarutkan kotoran berbasis minyak seperti makeup, tabir surya, dan sebum, kemudian dengan pembersih berbahan dasar air untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran dan membersihkan kulit lebih lanjut.

Mengutip dari situs La Roche Posay Australia, proses dua langkah ini memastikan kulit yang lebih bersih dan sehat dengan menghilangkan semua sisa makeup, tabir surya, sebum berlebih, dan kotoran. Teknik ini dapat disesuaikan untuk semua jenis kulit, memastikan rutinitas perawatan kulit yang menyeluruh dan efektif, namun perlu juga memperhatikan hal-hal berikut yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

1. Kulit Kering

Orang dengan kulit kering biasanya memiliki masalah seperti menjaga hidrasi dan menghindari pengangkatan minyak alami kulit. Pembersihan pertama menggunakan produk berbasis minyak, pilihlah minyak pembersih (cleansing oil), balm, atau bahkan krim pembersih yang kaya akan bahan pelembab seperti shea butter, squalane, atau minyak nabati seperti minyak zaitun. Pijat lembut pada kulit dalam keadaan kering selama 1-2 menit, kemudian emulsikan dengan air dan bilas hingga bersih.

Pembersihan kedua yaitu menggunakan produk berbasis air. Pilihlah krim atau pembersih yang bersifat menghidrasi, bebas sulfat, dan mengandung humektan seperti asam hialuronat atau gliserin. Hindari pembersih berbusa karena dapat terlalu mengeringkan kulit.

Aplikasikan pada kulit yang lembap, pijat lembut, dan bilas hingga bersih. Lakukan ini 2-3 kali seminggu, atau setiap kali Anda mengenakan riasan tebal atau tabir surya. Perlu diperhatikan juga bahwa pembersihan berlebihan (over-cleansing) dapat memperburuk kekeringan kulit.

2. Kulit Berminyak dan Rentan Jerawat

Orang dengan jenis kulit berminyak dan rentan jerawat biasanya mencari produk yang dapat mengurangi masalah utama seperti menghilangkan minyak berlebih, mencegah pori-pori tersumbat, menghindari iritasi.

Langkah pembersihan pertama perlu menggunakan produk berbasis minyak, dan perlu memilih minyak pembersih (cleansing oil) atau balm yang ringan dan non-komedogenik (tidak akan menyumbat pori-pori). Carilah bahan-bahan seperti minyak biji anggur (grapeseed oil), minyak jojoba, atau minyak pohon teh (tea tree oil). Kemudian pijat pada kulit dalam keadaan kering, perhatikan area yang mengalami penyumbatan misalnya, hidung, atau dagu, lalu emulsikan dengan air dan bilas hingga bersih.

Langkah pembersihan kedua menggunakan produk berbasis air. Pilihlah pembersih wajah berbusa lembut (foaming cleanser) atau pembersih gel yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat (BHA) atau minyak pohon teh untuk membantu mengendalikan minyak dan jerawat. Hindari pembersih yang keras dan membuat kulit kering (stripping cleansers) karena dapat merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan produksi minyak berlebih. Aplikasikan pada kulit yang lembap, pijat dengan gerakan melingkar, dan bilas hingga bersih. Gunakan setiap hari, terutama pada malam hari untuk menghilangkan minyak dan kotoran yang menumpuk.

3. Tipe Kulit Kombinasi

Masalah kulit bagi orang-orang dengan jenis kulit kombinasi biasanya mencari produk yang dapat menyeimbangkan area T-zone yang berminyak dengan pipi yang lebih kering. Langkah pembersihan pertama pilihlah produk berbahan minyak atau balm serbaguna yang ringan dan cocok untuk semua jenis kulit. Cari bahan-bahan seperti squalane atau campuran minyak nabati. Aplikasikan pada kulit kering, fokus pada area T-zone. Emulsi dengan air dan bilas hingga bersih.

Selanjutnya, pilih gel atau lotion pembersih lembut dengan kandungan pH yang seimbang. Anda juga dapat menggunakan pembersih yang berbeda pada area wajah yang berbeda (misalnya, pembersih yang sedikit lebih eksfoliasi pada area T-zone). Aplikasikan pada kulit yang lembap, pijat lembut, dan bilas hingga bersih. Lakukan ini setiap hari di malam hari, atau sesuai kebutuhan berdasarkan produksi minyak kulit Anda.

4. Kulit Sensitif

Tipe kulit sensitif umumnya mencari produk wajah yang dapat mengurangi iritasi, kemerahan, dan reaksi alergi. Maka dari itu, saat langkah pertama double cleansing, pilihlah minyak atau balm pembersih yang bebas pewangi, hipoalergenik, dan mengandung bahan-bahan menenangkan seperti chamomile, calendula, atau ekstrak oat. Cari produk dengan kandungan bahan yang minim memberikan efek samping. Sebaiknya hindari produk dengan essential oil, alkohol, atau surfaktan yang keras. Kemudian pijat lembut pada kulit kering. Emulsikan dengan air suam-suam kuku (hindari air panas yang dapat menyebabkan iritasi) dan bilas hingga bersih.

Langkah pembersihan kedua bagi orang dengan jenis kulit sensitif pilihlah pembersih krim atau susu yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Cari bahan-bahan seperti ceramide, niacinamide, atau allantoin. Hindari pembersih berbusa dan yang mengandung sulfat atau pewangi. Aplikasikan pada kulit yang lembap, pijat lembut, dan bilas hingga bersih dengan air suam-suam kuku dan lakukan 2-3 kali seminggu, setelah itu tingkatkan secara bertahap jika kulit Anda mentolerirnya dengan baik. Selalu lakukan uji tempel (patch-test) pada produk baru.

5. Kulit dengan Penuaan

Biasanya mencari produk yang dapat mempertahankan hidrasi kulit, mengatasi garis-garis halus dan kerutan, meningkatkan elastisitas. Maka langkah pembersihan pertama pada kulit yang mempunyai masalah penuaan, pilihlah minyak pembersih atau balm yang kaya yang mengandung antioksidan dan bahan-bahan bernutrisi seperti vitamin E, minyak argan, atau minyak rosehip. Pijat lembut pada kulit kering untuk meningkatkan sirkulasi. Emulsikan dengan air dan bilas hingga bersih.

Langkah selanjutnya, pilihlah krim pembersih yang menghidrasi yang mengandung peptida, asam hialuronat, atau bahan anti-penuaan lainnya. Aplikasikan pada kulit yang lembap, pijat lembut dengan gerakan ke atas, dan bilas hingga bersih. Lakukan setiap hari, terutama di malam hari.

Tips Umum untuk Double Cleansing

  1. Lakukan uji tempel pada produk baru sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah Anda.
  2. Perhatikan suhu air, gunakan air hangat kuku untuk kedua langkah pembersihan. Air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami kulit, sementara air yang terlalu dingin mungkin tidak efektif mengangkat kotoran.
  3. Berikan sentuhan lembut, hindari menggosok dengan kasar, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
  4. Perhatikan reaksi kulit Anda setelah melakukan double cleansing. Jika terasa kencang, kering, atau iritasi, sesuaikan produk atau frekuensi penggunaan Anda.
  5. Setelah melakukan double cleansing, lanjutkan dengan rutinitas perawatan kulit Anda yang biasa, termasuk toner, serum, dan pelembab.

Menyesuaikan rutinitas double cleansing penting untuk dilakukan dan menyesuaikan dengan jenis kulit Anda, sehingga dapat secara efektif menghilangkan kotoran sambil menjaga kulit yang sehat dan seimbang.

Editor : Candra Mega Sari
#jenis kulit #teknik perawatan kulit #double cleansing #mencuci wajah