Hal ini bisa terjadi karena perubahan pola makan, aktivitas, serta metabolisme tubuh yang menyesuaikan dengan ritme puasa. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan asupan nutrisi serta aktivitas fisik agar tetap sehat dan bugar selama menjalani ibadah puasa.
Penyebab Berat Badan Naik saat Puasa
Berdasarkan laman Siloam Hospital, secara umum penyebab berat badan naik saat puasa berkaitan dengan kebiasaan yang tidak sehat, seperti melewatkan sahur, tidur setelah dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut.
1. Melewatkan Sahur
Melewatkan sahur sering dianggap dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi justru dapat meningkatkan nafsu makan saat berbuka, sehingga seseorang cenderung makan berlebihan.
2. Kebiasaan Tidur setelah Makan Sahur
Tidur setelah makan sahur dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga kalori yang tidak terbakar akan menumpuk menjadi lemak dan menyebabkan kenaikan berat badan.
3. Mengonsumsi Makanan Tidak Sehat dan Berlebihan
Makanan tinggi gula, junk food, makanan cepat saji, makanan berlemak, dan gorengan dapat memicu kenaikan berat badan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan saat berbuka.
4. Kurang Tidur
Kurang tidur dapat memicu pelepasan hormon ghrelin yang meningkatkan rasa lapar, menyebabkan konsumsi makanan berlebihan yang berkontribusi pada kenaikan berat badan.
5. Dehidrasi
Dehidrasi dapat meningkatkan nafsu makan, menyebabkan porsi makan saat sahur dan berbuka menjadi tidak terkontrol dan berlebihan.
6. Minimnya Aktivitas Fisik
Kurangnya aktivitas fisik selama berpuasa membuat kalori yang tidak terpakai tersimpan dalam bentuk lemak, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan berat badan.
7. Melambatnya Proses Metabolisme Tubuh
Selama berpuasa, tubuh mengurangi penggunaan energi dengan memperlambat metabolisme. Jika tidak diimbangi dengan olahraga, hal ini bisa menyebabkan berat badan naik.
Cara Menjaga Berat Badan Selama Ramadan
Dilansir dari situs resmi Institut Pertanian Bogor, berikut ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti, agar berat badan tetap ideal selama bulan puasa.
1. Hindari Makanan Tinggi Garam, Gula, dan Lemak
Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, menyarankan untuk menghindari makanan atau camilan yang tinggi garam, gula, dan lemak. Makanan tinggi garam biasanya terdapat pada makanan berpengawet dan olahan, sementara makanan tinggi gula sering ditemukan dalam minuman kemasan.
Adapun makanan tinggi lemak banyak terdapat dalam makanan cepat saji dan olahan. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi buah dan sayur, makanan tinggi protein seperti tahu, tempe, ikan, serta pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, umbi-umbian, kentang, dan jagung.
2. Tetap Berolahraga Selama Puasa
Berpuasa bukan berarti harus meninggalkan aktivitas fisik. dr Christy menyarankan untuk tetap berolahraga ringan selama 30 menit, seperti jogging, sit-up, jalan cepat, atau naik turun tangga. Aktivitas fisik ini membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal.
3. Pastikan Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat memicu peningkatan hormon yang berkontribusi pada kenaikan berat badan serta gangguan metabolisme. Oleh karena itu, usahakan untuk mendapatkan istirahat yang cukup agar tubuh tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.
4. Atur Pola Makan dengan Baik
Menjaga asupan kalori selama berpuasa sangat penting agar berat badan tetap stabil. Pastikan konsumsi air putih minimal 2 liter per hari serta mengutamakan makanan tinggi protein dan serat. Contohnya adalah lauk pauk seperti daging tanpa lemak, tahu, tempe, serta aneka sayuran dan buah-buahan.
5. Tetap Jaga Pola Makan saat Lebaran
Ketika hari raya tiba, banyak orang cenderung mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula, seperti opor ayam, rendang, gulai, dan sate. dr. Christy menyarankan untuk tetap menjaga pola makan sehat, terutama menghindari lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan berbahaya bagi kesehatan jantung.
Mengonsumsi makanan yang sehat, olahraga teratur, istirahat cukup, serta membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak bisa menjaga berat badan tetap teratur. Dengan konsistensi yang baik, semoga selama puasa Ramadhan bisa menjadi momen yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Editor : Candra Mega Sari